Gara-Gara Kram, Greysia/Apriyani Ternyata Hampir Gugur di Perempatfinal Olimpiade Tokyo 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 15 September 2021 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 40 2471863 gara-gara-kram-greysia-apriyani-ternyata-hampir-gugur-di-perempatfinal-olimpiade-tokyo-2020-29520aksRL.JPG Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Olimpaide Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

“Pada di gim ketiga itu, saat poin 14-15, Greysia menghampiri saya dan mengatakan sudah naik kakinya, sudah kenceng (mulai kram). Tapi dia bilang jangan bilang ke Apri, saya bilang kamu cari posisi saja,” ungkap Eng Hian, dikutip dari video akun youtube PB Djarum, Rabu (15/9/2021).

Untungnya kram Greysia tidak kambuh di awal atau pertengahan permainan gim ketiga. Sebab jika itu terjadi, bisa saja Greysia/Apriyani dikalahkan oleh Li/Du.

Pada saat itu Eng Hian pun mengaku meminta Apriyani bermain mix agar bisa meng-cover lapangan dengan luas, terutama di area belakang. Langkah itu diambil karena kram membuat Greysia tak bisa melakukan lompatan.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

“Saya bilang ke April main mix aja. Puncaknya di poin ke-19, itu rally panjang, Greys dapat poin tapi jatuh. Dia tidak bisa bangun karena keram. Tapi ternyata pasangan China jatuh juga, keram juga. Terima kasih Tuhan,” tambahnya.

“Apriyani baru tahu Greysia kram di poin ke-19 kalau ternyata kakinya udah narik. Sebelum itu dia enggak tahu. Saya cuma bilang Apri main mix. Greysia biar fokus depan. Padahal Greysia udah tidak mampu naik,” lanjutnya.

Menarik tentunya melihat perjuangan Greysia/Apriyani di babak perempatfinal tersebut. Mereka berjuang habis-habisan agar bisa lolos ke semifinal. Kini berkat perjuangan itu, Greysia/Apriyani berhasil memberikan medali emas pertama untuk Indonesia di sektor ganda putri pada ajang Olimpiade.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini