Resmi Pensiun dari Pelatnas PBSI, Richard Mainaky Pilih Buka Restoran

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Senin 13 September 2021 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 13 40 2470466 resmi-pensiun-dari-pelatnas-pbsi-richard-mainaky-pilih-buka-restoran-z9Po1ijpBe.jpg Richard Mainaky resmi pensiun dari pelatnas PBSI. (Foto: PBSI)

PELATIH kepala sektor ganda campuran Indonesia PBSI, Richard Mainaky, memilih pensiun dari jabatan tersebut per 27 September 2021. Untuk mengisi waktu luangnya setelah pensiun, Richard Mainaky memilih membuka restoran dan lebih banyak berkumpul bersama keluarga.

Selama menjadi pelatih di Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Richard Mainaky telah menghasilkan banyak pebulu tangkis bintang bagi tim Merah-Putih. Pasangan ganda campuran terdahulu seperti Tri Kurharjanto/Minarti Timur, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir hingga Praveen Jordan/Melati Daeva lahir dari tangan pelatih kelahiran Ternate tersebut.

Owi/Butet

(Owi/Butet, salah satu pasangan yang diorbitkan Richard Mainaky)

Karena itu, Richard Mainaky merasa sekarang adalah saat yang tepat untuk mengakhiri kareirnya di dunia bulutangkis. Sebab, waktunya bersama keluarga telah banyak tersita dalam 26 tahun terakhir.

Richard Mainaky menjelaskan telah membangun sebuah rumah dan restoran di Manado untuk melanjutkan hidupnya.

“Yang menjadi dasar utama itu keluarga ya, karena jujur selama 26 tahun itu, waktu untuk keluarga sangat terbatas sekali. Jadi kalau mau cerita selama ini saya jam lima pagi sudah harus berangkat ke pelatnas, pulang jam 6 sore. Kumpul sama keluarga paling Sabtu dan Minggu,” kata Richard dikutip dari rilis resmi PBSI, Senin (13/9/2021).

BACA JUGA: Richard Mainaky Putuskan Pensiun sebagai Pelatih Pelatnas PBSI

“Itu akhirnya yang membuat saya berkeinginan kuat untuk pensiun dari PBSI juga karena keluarga saya ingin pulang ke Manado. Jadi saya harus mengalah,” imbuh Richard Mainaky.

“Tapi sebenarnya dari pihak keluarga tidak banyak menuntut, hanya kami sudah membangun sebuah rumah dan restoran di Manado hasil dari melatih ini. Saya melihat istri dan anak lebih enjoy di sana. Jadi saya putuskan, saya harus pensiun dan pindah ke Manado,” tuturnya.

Richard Mainaky

(Richard Mainaky resmi mundur dari pelatnas PBSI)

Keputusannya itu juga telah didukung oleh saudara-saudara kandungnya yang juga berkecimpung di dunia bulutangkis. Mereka berterima kasih karena sudah membukakan jalan bagi keluarga Mainaky untuk berkarier di perbulutangkisan Indonesia.

“Mereka mendukung apa pun yang saya pilih. Adik-adik saya berterima kasih karena saya sudah menjadi awal jalan klan Mainaky ke Jakarta untuk bermain bulutangkis. Saya juga yang pertama berkarier menjadi pelatih. Saya berharap adik-adik saya bisa terus sukses,” tutup Richard Mainaky.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini