“Saya suka Fabio karena dia tidak menerimanya (saran Crutchlow). Dia bersikeras pada senjatanya dan dia melakukannya dengan baik dengan apa yang dia miliki. Dia membalap dengan fantastis, dia membalap dengan cara yang hebat, dia juga hebat untuk diajak bekerja sama,” jelas pembalap berusia 35 tahun itu.
"Namun, saya juga suka dengan Maverick. Saya suka bekerja dengan Maverick karena dia mendengarkan dan jika anda mengatakan itu lebih baik, dia menerimanya,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Crutchlow memang dekat dengan Vinales. Ketika sahabatnya itu mendapat hukuman karena merusak mesin motor dan meminta maaf kepada Yamaha, dia selalu mendukung keputusannya.
Crutchlow juga menilai perpisahan Top Gun –julukan Vinales- dengan Yamaha adalah keputusan terbaik bagi kedua belah pihak. Kini, pembalap asal Inggris itu yang akan menggantikan Vinales hingga akhir musim ini.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.