LESMO - Pembalap penguji yang kini jadi pembalap reguler Monster Energy Yamaha, Cal Crutchlow, buka suara soal perbedaan sikap Maverick Vinales dan Fabio Quartararo. Komentar Crutchlow ini masih berkaitan dengan tindakan Yamaha memecat Vinales beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Crutchtlow mengungkapkan, bahwa Yamaha lebih menyukai hal berbeda dari yang dia kerjakan sebagai pembalap penguji. Meski terkadang mereka tetap mendengarkan saran darinya.

Selain itu, dia juga menyebut Quartararo juga tidak melakukan banyak perubahan pada motor. Crutchlow menyatakan sang pemuncak klasemen sementara MotoGP 2021 lebih keras kepala dan jarang menerima saran darinya sebagai pembalap penguji.
“Mereka (tim pabrikan Yamaha) lebih suka sesuatu yang berbeda dari apa yang saya gunakan di tim penguji, tetapi apa yang digunakan Maverick (Vinales) pada awal musim ketika dia menang adalah apa yang saya gunakan dalam pengujian,” kata Crutchlow dilansir dari Motorsport, Rabu (24/8/2021).
"Fabio (Quartararo), dia berpikir sedikit berbeda, makin tinggi pria makin sedikit motornya bergerak, makin kecil pria makin banyak motor yang bergerak. Jadi, saya lebih suka motornya sedikit lebih besar di beberapa area. Sedangkan Fabio, dia membuat perbedaan karena setiap pembalap memiliki pemikiran masing-masing, begitu juga saya saat melakukan pengujian,” imbuhnya.
BACA JUGA: Bermasalah dengan Yamaha, Ayah Jorge Lorenzo: Mental dan Emosi Vinales Tidak Stabil
Namun, sikap keras kepala Quartararo tidak membuat Crutchlow kesal kepadanya. Dia tetap menghargai pemikiran Quartararo dan memujinya sebagai pembalap hebat. Tapi, dia juga memuji Vinales karena pembalap asal Spanyol itu lebih terbuka dan mau menerima sarannya.
“Saya suka Fabio karena dia tidak menerimanya (saran Crutchlow). Dia bersikeras pada senjatanya dan dia melakukannya dengan baik dengan apa yang dia miliki. Dia membalap dengan fantastis, dia membalap dengan cara yang hebat, dia juga hebat untuk diajak bekerja sama,” jelas pembalap berusia 35 tahun itu.
"Namun, saya juga suka dengan Maverick. Saya suka bekerja dengan Maverick karena dia mendengarkan dan jika anda mengatakan itu lebih baik, dia menerimanya,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Crutchlow memang dekat dengan Vinales. Ketika sahabatnya itu mendapat hukuman karena merusak mesin motor dan meminta maaf kepada Yamaha, dia selalu mendukung keputusannya.
Crutchlow juga menilai perpisahan Top Gun –julukan Vinales- dengan Yamaha adalah keputusan terbaik bagi kedua belah pihak. Kini, pembalap asal Inggris itu yang akan menggantikan Vinales hingga akhir musim ini.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.