Jelang Pembukaan Paralimpiade Tokyo 2020, Atlet Indonesia Mulai Jalani Latihan Setiap Hari

Antara, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 43 2459580 jelang-pembukaan-paralimpiade-tokyo-2020-atlet-indonesia-mulai-jalani-latihan-setiap-hari-twaeCZhi5t.jpg Logo Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Ajang Paralimpiade Tokyo 2020 akan segera bergulir. Jelang pembukaan pada Selasa 24 Agustus 2021, atlet Indonesia untuk Paralimpiade Tokyo 2020 pun mulai menjalani latihan setiap hari.

Hal ini dilakukan guna mematangkan persiapan sebelum pembukaan pesta olahraga penyandang disabilitas terbesar di dunia itu. Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, mengatakan sebelum berangkat latihan, seluruh atlet dan ofisial harus terlebih dahulu mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan panitia penyelenggara.

Muhammad Fadli Imammuddin salah satu atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Salah satu protokol kesehatan yang dilakukan adalah kewajiban menjalani tes PCR setiap harinya. Semua ini dilakukan karena Paralimpiade Tokyo 2020 digelar di tengah pandemic Covid-19.

BACA JUGA: Jelang Pembukaan, Penyelenggara Paralimpiade Tokyo 2020 Perketat Aturan Protokol Kesehatan

“Semua harus ikut tes PCR setiap hari karena itu merupakan syarat yang ditetapkan di sini. Puji Tuhan, hingga hari ini semua tes PCR kontingen Indonesia menunjukkan hasil yang negatif,” kata Senny Marbun, dalam siaran pers.

BACA JUGA: Profil Atlet Paralimpiade Tokyo 2020: Jendi Pangabean Mengubah Cemas Menjadi Emas

“Biasanya setelah PCR, baru semua atlet pergi latihan juga dengan mengikuti prokes ketat,” kata Senny menambahkan.

Senny juga mengaku senang dengan fasilitas lengkap yang disediakan tuan rumah dalam mendukung seluruh atlet Para selama di Tokyo. Berbeda dengan Olimpiade, Paralimpiade Tokyo membutuhkan fasilitas dan sarana yang sedikit berbeda mengingat ada sejumlah atlet yang menggunakan kursi roda atau alat bantu jalan lainnya.

Apresiasi tak hanya disampaikan kepada tuan rumah. NPC Indonesia juga bersyukur karena kontingen Indonesia juga banyak mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo selama di Negeri Sakura. Senny menyebut bahwa setiap hari selalu ada perwakilan KBRI yang selalu membantu kontingen Indonesia.

Dukungan dari KBRI di Tokyo telah dirasakan sejak kedatangan kloter pertama tim Indonesia sejak di Tokyo. Setibanya di bandara, kontingen langsung disambut oleh Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Tri Purnajaya bersama jajaran.

“Kehadiran pegawai KBRI di sini sangat membantu kami dalam banyak hal. Mereka tiap hari hadir di wisma atlet untuk mendampingi kontingen. Karena mereka juga bisa bahasa Jepang, jadi mereka juga sering menjadi penerjemah bagi kami,” ungkap Senny.

Paralimpiade Tokyo 2020

Sebagian besar atlet Indonesia dari beberapa cabang olahraga telah berada di Tokyo untuk tampil di Paralimpiade yang akan berlangsung pada 24 Agustus-5 September.

Hanya atlet para-menembak yang belum tiba di Tokyo. Dua atlet para-menembak, yakni Hanik Puji Astuti dan Bolo Triyanto, serta ofisial baru akan bertolak ke Jepang pada Senin (23/8/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini