Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Masuk Jajaran Negara Pemberi Bonus Terbanyak kepada Atlet Peraih Medali

Antara, Jurnalis · Rabu 11 Agustus 2021 10:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 11 43 2454021 olimpiade-tokyo-2020-indonesia-masuk-jajaran-negara-pemberi-bonus-terbanyak-kepada-atlet-peraih-medali-1yQDpTeIsK.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu rebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

GELARAN Olimpiade Tokyo 2020 telah rampung. Meski begitu, euforia peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 masih kental terasa di berbagai negara. Apresiasi tinggu pun diberikan oleh para pemain medali tersebut.

Indonesia bahkan jadi salah satu negara yang memberi bonur terbanyak peraih medali Olimpiade Tokyo 2020. Nama Indonesia masuk jajaran negara yang memberi bonus terbanyak kepada para atlet peraih medali emas di ajang Olimpiade.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Indonesia berada di posisi kelima di dunia dan kedua tertinggi di Asia Tenggara sebagai negara yang berani menggelontorkan bonus mencapai Rp5 miliar kepada setiap atlet peraih emas Olimpiade.

Hanya satu keping emas yang dibawa pulang Indonesa dari Tokyo lewat Greysia Polii/Apriyani Rahayu di cabang bulu tangkis. Kedua atlet diperkirakan bakal menerima masing-masing Rp5 miliar, jumlah yang sama dengan yang diterima peraih emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro.

Berdasarkan laporan Forbes, Singapura menjadi negara yang menjanjikan bonus dengan nilai yang fantastis, yakni mencapai USD738 ribu atau sekira Rp10,6 miliar. Namun, tidak ada atlet Singapura yang berhasil membawa medali dari Olimpiade Tokyo 2020.

BACA JUGA: Olimpiade Tokyo 2020 Selesai, Semua Atlet Rusia Lolos Tes Doping

Taiwan berada di posisi kedua dengan bonus hingga USD719 ribu atau setara Rp10,3 miliar. Sementara itu, kontingen Amerika Serikat yang menjadi juara umum di Tokyo akan menerima bonus masing-masing USD37 ribu (Rp540 juta) untuk peraih emas, USD22 ribu (Rp320 juta) bagi peraih perak, dan USD15 ribu (Rp215 juta) kepada peraih perunggu.

BACA JUGA: Keren! 20 Rekor Dunia Terpecahkan di Olimpiade Tokyo 2020

Dalam penampilannya di Olimpiade Tokyo, kontingen AS mengumpulkan 39 medali emas, 41 perak dan 33 perunggu sehingga total bonus yang akan dikeluarkan adalah sekira USD7,84 juta.

Australia menjadi salah satu negara yang paling sedikit memberikan insentif kepada para atletnya yang meraih medali Olimpiade.

Australia yang finis di posisi keenam di Tokyo dengan raihan 17 emas, tujuh perak, dan 22 perunggu hanya akan menggelontorkan bonus USD20 ribu (Rp287 juta) kepada peraih emas, USD15 ribu (Rp215 juta) kepada peraih perak, dan USD10 (Rp144 juta) kepada peraih perunggu.

Perenang Australia Emma McKeon menjadi atlet tersukses membawa pulang medali terbanyak dengan perolehan empat emas dan tiga perunggu dalam Olimpiade Tokyo.

Wang Yilyu/Huang Dongping

Sementara China belum merilis nominal bonus yang akan dikeluarkan kepada para atlet peraih medali di Tokyo. Namun China memberikan insentif sebesar USD51 ribu kepada peraih medali di Beijing 2008.

Meski demikian, tidak semua negara memberikan bonus atas pencapaian setiap atletnya. Beberapa negara yang tidak memberikan sepeser pun kepada atletnya antara lain Inggris Raya, Selandia Baru, Norwegia, dan Swedia.

Berikut daftar bonus yang didapat atlet peraih medali emas Olimpiade di beberapa negara, sebagaimana dilaporkan Forbes:

1. Singapura Rp10,6 miliar

2. Taiwan Rp10,3 miliar

3. Hong Kong Rp9 miliar

4. Turki Rp5,4 miliar

5. Indonesia Rp5 miliar

6. Malaysia Rp3,5 miliar

7. Italia Rp3 miliar

8. Spanyol Rp1,5 miliar

9. Prancis Rp1 miliar

10. China Rp735 juta

11. Jepang Rp645 juta

12. AS Rp540 juta

13. Australia Rp215 juta

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini