Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih 1 Emas dan 1 Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Susy Susanti: Ini Prestasi Bangsa

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 09 Agustus 2021 04:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 08 40 2452734 tim-bulu-tangkis-indonesia-raih-1-emas-dan-1-perunggu-di-olimpiade-tokyo-2020-susy-susanti-ini-prestasi-bangsa-LDHTKHXsv6.jpg Anthony Ginting raih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)

JAKARTA – Pebulu tangkis legenda Indonesia, Susy Susanti, bangga atas pencapaian tim bulu tangkis Indonesia yang mendapatkan satu emas dan satu perunggu di Olimpiade Tokyo 2020. Perempuan Bernama lengkap Lucia Francisca Susanti Haditono ini menyebut prestasi yang disabet kontingen Indonesia bukanlah prestasi individu, melainkan prestasi bangsa.

Tim bulu tangkis Indonesia mendapatkan satu emas dan satu perunggu dan menempati posisi tiga klasemen cabang olahraga tepok bulu di Olimpiade Tokyo 2020. Medali emas disumbangkan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Infografis Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

Sementara itu, medali perunggu disabet Anthony Ginting setelah mengandaskan pebulu tangkis kejutan Guatemala, Kevin Cordon. Keberhasilan ini sekaligus melanjutkan tradisi emas tim bulu tangkis Indonesia di Olimpiade.

Semenjak olahraga bulu tangkis dipertandingkan di Olimpiade pada 1992, hanya satu kali kontingen Indonesia gagal mendapatkan medali emas. Momen itu terjadi pada Olimpiade London 2012.

BACA JUGA: Daftar Atlet Indonesia yang Raih Medali Emas Olimpiade, dari Susy Susanti hingga Owi/Butet

“Meraih medali merupakan pencapaian tertinggi bagi seorang atlet. Pastinya, semua atlet bermimpi untuk menjadi juara di sana (Olimpiade). Kita sebagai atlet bulu tangkis saat turun di All England, SEA Games, Kejuaraan Dunia atau apa pun, mungkin skalanya hanya diketahui penghobi bulu tangkis saja,” kata Susy Susanti dalam program Special Dialogue Okezone.

“Namun, ketika Olimpiade, mata dunia tertuju ke sana. Pengakuan prestasi seorang atlet diakui di Olimpiade. Jadi, dari semua rangkaian kualifikasi, Olimpiade yang jadi paling ingin dituju,” lanjut perempuan berusia 50 tahun tersebut.

Anthony Ginting

“Sehingga pencapaian Greysia/Apriyani mendapatkan emas, Ginting meraih perunggu, ini bukanlah hanya prestasi mereka, tapi juga prestasi bangsa. Karena mereka mempertaruhkan nama bangsa. “Jadi, mereka mengharumkan nama bangsa dan mengibarkan bendera merah putih lewat olahraga,” ujar peraih medali emas pertama Indonesia di Olimpiade, tepatnya di Olimpiade Barcelona 1992.

Meski begitu, Susy Susanti menyampaikan pesan kepada Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Anthony Ginting. Ia berharap mereka tak cepat puas dan terus berjuang meraih gelar demi gelar.

“Saya senang sekali tradisi emas terus dilanjutkan. Dan tentunya jangan cepat puas. Mungkin untuk Greysia, ini merupakan Olimpiade terakhir. Tapi, untuk Apriyani di usia yang masih muda, teruslah bekerja keras dan memberikan prestasi dan mengumpulkan gelar demi gelar bukan untuk diri sendiri, tapi juga untuk Indonesia,” tutup istri dari legenda bulu tangkis Indonesia, Alan Budikusuma.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini