Adapun pada nomor 4x100 m gaya ganti estafet campuran, mereka hanya menempati urutan enam dengan total waktu 3 menit 40,58 detik. Alhasil, Naomi gagal merebut satu pun medali di Olimpiade Tokyo 2020.
Hasil mengecewakan itu bertolak belakang dengan prestasi Ranomi pada olimpiade sebelumnya. Pada Olimpiade Beijing 2008, dia sukses meraih medali emas di nomor 4x100 meter gaya bebas.

Medali emas kembali diraihnya pada Olimpiade London 2012. Bahkan, Ranomi menggondol medali emas tersebut pada dua nomor sekaligus, yaitu 100 m dan 50 m gaya bebas putri.
Meski gagal pada Olimpiade Tokyo 2020, perjuangan Ranomi dan kawan-kawan patut diapresiasi. Mereka bisa membayar kegagalan ini di Olimpiade Paris 2024 mendatang.
(Andika Pratama)