Jika Greysia Polii/Apriyani Rahayu Sumbang Emas di Olimpiade Tokyo 2020, Kontingen Tahun Ini Lampaui Pencapaian Olimpiade Rio 2016?

Ramdani Bur, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 40 2449444 jika-greysia-polii-apriyani-rahayu-sumbang-emas-di-olimpiade-tokyo-2020-kontingen-tahun-ini-lampaui-pencapaian-olimpiade-rio-2016-zTtGAH3Dpb.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu berjuang rebut medali emas bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: NOC Indonesia)

GREYSIA Polii/Apriyani Rahayu menjadi harapan kontingen Indonesia untuk merebut medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Rencananya, hari ini Senin (2/8/2021) pukul 11.50 WIB, Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menghadapi jagoan asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan di final nomor ganda putri bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Jika Greysia Polii/Apriyani Rahayu memberikan medali emas bagi Indonesia, apakah kontingen Tanah Air di Olimpiade Tokyo 2020 sudah lebih baik ketimbang kontingen Indonesia di Olimpiade Rio de Janeiro 2016? Jawabannya belum.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu

(Greysia Polii/Apriyani Rahayu berjuang rebut emas Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: NOC Indonesia)

Andai Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas, kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 mengoleksi satu emas, satu perak dan dua perunggu. Pencapaian itu masih kalah ketimbang kontingen Indonesia di Olimpiade Rio 2016 yang mendapatkan satu emas dan dua perak.

Untuk melewati pencapaian pada 2016, atlet-atlet Indonesia yang tersisa hari ini setidaknya mesti mendapatkan tambahan satu emas dan satu perak. Jika mendapatkan satu emas dan satu perak, otomatis pencapaian Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 lebih bagus ketimbang edisi lima tahun lalu.

Selain Greysia Polii/Apriyani Rahayu, siapa kontingen Indonesia yang masih berpeluang meraih medali? Mereka ialah Anthony Ginting (bulu tangkis) dan Nurul Akmal (angkat besi).

BACA JUGA: Greysia Polii/Apriyani Rahayu Cetak Sejarah, Pertajam Rekor dengan Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020?

Untuk Anthony Ginting, ia akan turun di perebutan medali perunggu kontra pebulu tangkis asal Guatemala, Kevin Cordon. Laga akan dilangsungkan pada hari ini mulai pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya pada pukul 17.50 WIB, Nurul Akmal akan turun di final cabang olahraga angkat besi kelas +87 kg putri. Peluang Nurul Akmal meraih medali cukup terbuka.

Sebab, ia lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 setelah menempati posisi lima di Kejuaraan Dunia yang diselenggarakan di Uzbekistan pada 2019. Keberhasilan Rahmat Erwin Abdullah yang meraih medali perunggu juga dapat dijadikan motivasi bagi Nurul Akmal.

Rahmat Erwin Abdullah

(Rahmat Erwin Abdullah saat merebut medali Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS)

Saat itu, Rahmat Erwin Abdullah hanya membidik finis di posisi delapan dan cuma turun di Grup B. Namun, luar biasanya Rahmat Erwin Abdullah justru meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Terlepas dari itu semuanya, perjuangan atlet-atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 layak diapresiasi. Sebab, perjuangan keras sudah mereka tunjukkan sedari kualifikasi hingga mentas di putaran final Olimpiade Tokyo 2020.

Berikut jadwal wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 hari ini, Senin 2 Agustus 2021:

Bulu Tangkis

Gold Medal Match – Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia) vs Chen Qingchen/Jia Yifan (China), Senin 2 Agustus 2021 Pukul 11.50 WIB.

Bronze Medal Match – Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) vs Kevin Cordon (Guetemala), Senin 2 Agustus 2021 Pukul 18.00 WIB.

Angkat Besi

Nurul Akmal – Kelas +87 kg Putri, Senin 2 Agustus 2021 Pukul 17.50 WIB

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini