Perempuan muda Korea Selatan beberapa tahun terakhir berjuang dengan berbagai isu, salah satunya menuntut untuk penindakan tegas terhadap video spycam yang diam-diam difilmkan di tempat umum, yang berujung demonstrasi tentang hak-hak perempuan terbesar dalam sejarah Korea Selatan.
Ada juga protes terhadap standar kecantikan yang ketat di negara itu -- dengan para pegiat berbagi video viral tentang diri mereka sendiri yang memotong pendek rambut dan menghancurkan produk make-up mereka.

Namun, hal itu juga memicu reaksi keras di negara tersebut, dan feminisme sering dibingkai sebagai egois dan anti-laki-laki.
"Sangat menyedihkan melihat perempuan, termasuk juara Olimpiade, ditekan untuk menjelaskan dan bahkan meminta maaf tentang pilihan dan tubuh mereka sendiri, padahal itu seharusnya bukan urusan siapa pun," kata aktivis hak-hak perempuan Kwon Soo-hyun, dikutip dari AFP.
"Insiden ini sekali lagi menunjukkan skala seksisme dalam masyarakat kita."
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.