Ini Alasan Marcus/Kevin Takluk dari Wakil Malaysia di Perempatfinal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 40 2447745 ini-alasan-marcus-kevin-takluk-dari-wakil-malaysia-di-perempatfinal-bulu-tangkis-olimpiade-tokyo-2020-KRbPhnd6Ql.jpg Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)

TOKYO – Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo telah dikalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik di perempatfinal cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Menurut pemaparan Kevin, dirinya dan Marcus sebenarnya sudah bermain baik, tapi Aaron/Soh dapat tampil jauh lebih bagus lagi.

Ya, Kevin mengakui bahwa sebenarnya masalah utamanya bukan ada ada di pihak mereka sendiri. Ia menilai secara permainan, tidak ada yang salah dari dirinya dan Marcus.

Persiapan pun diakui Kevin sudah sangat baik dan benar-benar tak ada masalah sama sekali. Namun ketika pertandingan dimulai, Kevin mengakui bahwa ada yang berbeda dengan Aaron/Soh.

Baca Juga: Intip Momen Marcus/Kevin Luapkan Emosi Sampai Banting Raket

Marcus/Kevin di Olimpiade Tokyo 2020

Kevin melihat ganda putra Malaysia itu dapat tampil baik melebihi biasanya. Permainan apik Aaron/Soh itulah yang pada akhirnya membuat Marcus/Kevin kalah di perempatfinal bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020.

Tak tanggung-tanggung, Aaron/Soh dapat mengalahkan ganda putra peringkat satu dunia itu dengan dua gim langsung, tepatnya dengan skor 14-21 dan 17-21. Bagi Kevin, alasan mereka bisa kalah karena memang Aaron/Soh yang tampil jauh lebih baik pada peremaptfinal yang berlangsung di Musashini Forest Plaza tersebut.

“Lawan memang bermain lebih baik dari kami hari ini. Pemanasan juga sudah baik hari ini, tetapi ya memang lawan tampil baik saja,” jelas Kevin seperti yang dilaporkan NOC Indonesia, Kamis (29/7/2021)=

“Persiapan juga maksimal, tapi hasilnya juga seperti ini. Terpenting, kami sudah berusaha semaksimal mungkin di sini (di Olimpiade Tokyo 2020),” tambah pebulu tangkis berusia 25 tahun tersebut.

Bila melihat dari segi permainan, Aaron/Soh memang tampil penuh percaya diri ketika menghadapi Marcus/Kevin. Mereka tampak tak gentar meski berhadapan dengan peringkat satu dunia.

Sementara Marcus/Kevin bermain di dalam tekanan. Banyak harapan yang membuat pundak Marcus/Kevin terasa berat saat tampil di perempafinal tersebut.

Aaron/Soh

Hal itu tak terlepas dari status Marcus/Kevin yang merupakan peringkat satu dunia di nomor ganda putra sehingga banyak yang berharap mereka bisa membawa pulang medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Terlepas dari hasil Marcus/Kevin itu, Indonesia setidaknya masih memiliki asa untuk meraih medali dari nomor ganda putra. Hal itu karena Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan sudah memastikan diri melaju ke semifinal usai mengalahkan wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini