Raih Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Rahmat Erwin Abdullah: Ini untuk Keluarga Saya

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 43 2447554 raih-perunggu-di-olimpiade-tokyo-2020-rahmat-erwin-abdullah-ini-untuk-keluarga-saya-RUoPxRSwQf.JPG Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah (Foto: Reuters)

TOKYO - Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, tampil mengejutkan dengan meraih medali perunggu di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Turun di cabang olahraga angkat besi kelas 73 kg, Rahmat Erwin Abdullah berhasil melakukan total angkatan 342 kg.

Rasa bahagia pun tidak dapat disembunyikan atlet asal Makassar itu. Rahmat Erwin Abdullah mengatakan medali perunggu ini ia persembahkan untuk keluarga terutama kedua orang tua tercinta.

 

“Saya sangat bersyukur. Medali ini saya persembahkan untuk keluarga saya, ayah dan ibu. Untuk seluruh masyarakat Indonesia, Kemenpora, NOC Indonesia, PB PABSI, serta semua yang sudah mendukung saya,” kata Rahmat seperti siaran pers yang diterima MPI, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Persembahkan Medali Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, Ini Profil Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah

Pada angkatan snacth (langsung), Rahmat Erwin Abdullah berhasil mengangkat beban sebesar 152 kg. Sedangkan pada angkatan clean and jerk (dua tahap), dia mampu mengangkat beban hingga 190 kg.

Rahmat Erwin Abdullah kalah dari atlet China, Shi Ziyong, yang meraih emas usai melakukan total angkatan 364 kg. Semantara medali perak diraih wakil Venezuela, Julio Mayora, dengan total angkatan 346 kg.

Pemuda berusia 21 tahun ini menjelaskan, dia memang sudah berambisi meraih medali di Tokyo. Terutama sejak lifter putri Windy Cantika berhasil merebut medali perunggu di kelas 49kg putri 24 Juli lalu atau tepat sehari setelah opening ceremony Olimpiade Tokyo.

“Sudah sejak (Windy) Cantika meraih medali perunggu saya itu uring-uringan dna tertekan karena saya juga ingin mendapatkan medali. Namun, saya tidak bisa barbicara dengan siapa-siapa. Paling ya menenangkan diri sendiri dengan berbicara saja gita, bahwa saya bisa dan saya mampu,” ujarnya lagi.

 

Rahmat yang turun di kelas 73 kg itu lolos ke Olimpiade Tokyo setelah Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) melakukan penyesuaian poin dan kelas dari setiap lifter pada 6 Juni lalu. Rahmat mengumpulkan 3,551.5311 poin, berdasarkan catatan resmi IWF.

Perjalanan Rahmat Erwin dalam meraih tiket Olimpiade bisa dibilang cukup mendebarkan. Pasalnya, berdasarkan data IWF hingga April 2021, Rahmat Erwin masih berada di peringkat ke-22 dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini