Jelang Perempatfinal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020, Kondisi Ahsan/Hendra Melonjak

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 28 Juli 2021 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 28 40 2447054 jelang-perempatfinal-bulu-tangkis-olimpiade-tokyo-2020-kondisi-ahsan-hendra-melonjak-5BOMmjEMkb.jpg Ahsan/Hendra saat turun di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: REUTERS/Leonhard Foeger)

TOKYO – Pelatih ganda putra Indonesia, Herry IP, mengomentari penampilan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di Grup D Olimpiade Tokyo 2020. Menurut Herry IP, kondisi Ahsan/Hendra setiap hari makin meningkat.

Ahsan/Hendra tampil luar biasa selama fase grup. Tergabung di Grup D bersama Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia), Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan), dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyi Yakura (Kanada), Ahsan/Hendra tidak mendapatkan kesulitan berarti.

Ahsan dan Hendra

Ahsan/Hendra mencapai perempatfinal dengan catatan sempurna. The Daddies -julukan Ahsan/Hendra- memenangkan tiga pertandingan sehingga menjadi juara Grup D.

Sepak terjang Ahsan/Hendra bahkan lebih baik ketimbang ganda putra nomor satu dunia asal Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Marcus/Kevin juga menjadi juara di Grup A, tetapi mereka kalah pada pertandingan terakhir.

Herry IP pun puas dengan penampilan Ahsan/Hendra yang makin matang seiring bertambahnya umur mereka. Akan tetapi, faktor umur juga yang membuat gaya main Ahsan/Hendra sedikit berubah sekarang.

BACA JUGA: Unggul Rekor Pertemuan atas Kamura/Sonoda, Ahsan/Hendra Enggan Sombong

Menurut Herry IP, Ahsan/Hendra tidak bisa main penuh tenaga karena mereka akan kalah dari para pebulu tangkis muda. Oleh sebab itu, Herry IP mengubah gaya main Ahsan/Hendra supaya stamina mereka tetap terjaga dalam pertandingan.

Ternyata, perubahan gaya main itu berbuah positif untuk Ahsan/Hendra. Kini, Ahsan/Hendra ada di perempatfinal dan akan melawan wakil tuan rumah, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Mohammad Ahsan

"Kondisi Ahsan/Hendra kalau saya lihat makin hari makin meningkat. Memang dari sisi pola permainan ada yang kita ubah sedikit,” kata Herry IP, dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu (28/7/2021).

“Mereka sudah tidak bisa lagi bermain adu tenaga, pasti kalah sama yang muda-muda. Jadi, mainnya kombinasi dengan ada pelannya, akurasi pukulan, tidak kencang terus. Ternyata sejauh ini berhasil," tuturnya.

Ahsan/Hendra akan melawan Kamura/Sonoda di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Kamis 29 Juli 2021. Ahsan/Hendra menang lima kali atas Kamura/Sonoda dalam tujuh pertemuan sebelumnya. Meski dominan dalam rekor pertemuan, Ahsan/Hendra tidak boleh lengah karena itu bisa menjadi malapetaka bagi mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini