TOKYO - Komite Olimpiade Internasional (IOC) resah dengan banyaknya atlet yang melepas masker saat berada di podium Olimpiade Tokyo 2020. Hal itu pun membuat mereka berencana untuk memperketat peraturan.
Seperti yang diketahui, Olimpiade Tokyo 2020 diadakan di tengah pandemi. Ajang empat tahunan ini bahkan sampai harus diundur selama setahun, dengan protokol kesehatan yang ketat.
Termasuk peraturan yang mewajibkan para peserta selalu mengenakan masker di luar pertandingan. Sayang, ada beberapa kasus di mana hal tersebut tidak dipatuhi oleh para atlet.
Baca juga: Jika Ada Atlet Olimpiade Tokyo Positif Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan
Sebagai contoh pada saat upacara pemberian medali. Banyak atlet yang melepaskan masker dan juga berpelukan dengan kompetitor lainnya. Padahal, saling memeluk juga tidak diperkenankan selama Olimpiade
Baca juga: Hasil Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020: Praveen/Melati Kalah dari Wakil Jepang
Juru bicara IOC, Mark Adams menyadari jika para atlet ingin merayakan keberhasilannya. Namun, dia meminta protokol kesehatan tetap dipenuhi. Jika tidak, IOC berencana untuk meningkatkan protokol yang ada.
“Kami ingin mendorong dan meminta agar semua mematuhi peraturan, dari manapun mereka. Memang tidak menyenangkan, tetapi hal ini harus dilakukan, demi olahraga dan semua yang terlibat,” kata Adams dikutip ESPN, Senin (26/7/2021).

“Hal ini mengirimkan pesan kuat untuk mengikuti peraturan. Kami paham mereka senang dan perasaan atlet sangat dipahami. Namun, kami harus membuat peraturan lebih ketat,” ujarnya.
Memang beberapa pelanggaran terjadi di sejumlah cabor. Seperti pada podium medali renang estafet, tim Australia berfoto di podium dan tidak mengenakan masker. Meski begitu, ada beberapa atlet yang mengaku melepas masker, karena diminta untuk keperluan foto.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.