Berpeluang Sumbang Medali Kedua Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Eko Yuli Fokus Persiapkan Diri

Djanti Virantika, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 43 2445473 berpeluang-sumbang-medali-kedua-indonesia-di-olimpiade-tokyo-2020-eko-yuli-fokus-persiapkan-diri-fSnj3n1bG4.jpg Eko Yuli Irawan akan tampil di Olimpiade Tokyo 2020 pada esok hari. (Foto: Instagram/@ekopower61)

JAKARTA – Lifter putra Indonesia, Eko Yuli Irawan, punya peluang mempersembahkan medali kepada Tanah Air di Olimpiade Tokyo 2020. Bakal tampil di kelas 61 kg pada Minggu 25 Juli 2021, Eko Yuli pun terus mempersiapkan diri.

Sebagaimana diketahui, Eko Yuli akan tampil di kelas paling bergengsi pada cabang angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo. Kelas ini bisa disebut neraka karena kehadiran dua jawara dunia.

Eko Yuli Irawan

Pertama, ada lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan, yang merupakan juara dunia 2018. Kedua, ada nama Li Fa Bin dari China yang tercatat sebagai juara dunia 2019.

Hal ini pun diamini oleh Manajer Tim Nasional (Timnas) Angkat Besi Indonesia pada Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016, Alamsyah Wijaya. Meski persaingan yang dihadapi bakal berat, Eko Yuli Irawan tetap punya kans merebut hasil manis.

BACA JUGA: Windy Cantika Sabet Perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, CdM Indonesia Nantikan Medali-Medali Lain

Sebab, dari starting list dalam cabor angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo, Eko Yuli Irawan menempati peringkat teratas dengan total angkatan 315 kg. Saingan terdekatnya, Li Fa Bin, memiliki total angkatan 310 kg. Selanjutnya, ada Shota Mishvelidze (Georgia) 305 kg, Seraj Abdulrahim M Alsalem (KSA) 303 kg.

BACA JUGA: Selain Windy Cantika, Ini Deretan Lifter Indonesia yang Sukses Raih Medali di Olimpiade

"Kelas 61 kg menjadi kelas bergengsi dan paling ditunggu para penikmat cabang olahraga angkat besi. Boleh dibilang, itu kelas neraka karena mempertemukan dua jawara Eko Yuli Irawan dengan Li Fa Bin untuk menjadi yang terbaik," ujar Alamsyah, sebagaimana keterangan pers yang diterima Okezone, Sabtu (24/07/2021).

"Dari Starting List itu sudah membuka peluang Eko untuk bisa menjadi yang terbaik. Tetapi, itu butuh perjuangan keras untuk bisa mewujudkannya mengingat lawan yang dihadapi juga punya prestasi yang cukup bagus," lanjutnya.

Peluang yang ada ini siap dimanfaatkan Eko Yuli untuk menambah koleksi medali Indonesia. Sejauh ini, Indonesia baru merebut satu medali di Olimpiade Tokyo 2020.

Medali itu didapat lewat penampilan lifter putri Windy Cantika Aisah. Dia menyabet medali perunggu usai tampil apik di kelas 49 kg cabor angkat besi Olimpiade Tokyo 2020 pada siang hari tadi.

"Fokus dan yakin itu menjadi kunci sukses. Fokus bahwa semua yang dilakukannya demi kepentingan Merah Putih sehingga tidak memikirkan hal-hal lain. Dan, yakin akan kemampuannya bisa meraih hasil yang sama seperti saat menjalani latihan pelatnas Olimpiade," jelas Alamsyah.

Alamsyah sendiri tak memiliki kekhawatiran terkait berat badan Eko Yuli. Apalagi, dia sudah sangat mengenal Eko Yuli Irawan.

"Soal berat badan, tidak perlu dikhawatirkan. Pada saat timbang badan nanti, Eko pasti bisa mencapai berat badan ideal," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini