Termasuk Pemecatan Direktur Upacara Pembukaan Kentaro Kobayashi, Ini Daftar Insiden Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Sri Lestari Rahayuningtyas, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 43 2444389 sejumlah-masalah-jelang-pembukaan-olimpiade-tokyo-2020-termasuk-kasus-kentaro-kobayashi-Vk11HrUR3k.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

TOKYO – Gelaran Olimpiade Tokyo 2020 bakal resmi dibuka pada 23 Juli 2021. Akan tetapi, sejumlah masalah muncul jelang pembukaan pesta olahraga terakbar di dunia tersebut, termasuk kasus yang dialami oleh Direktur Upacara Pembukaan, Kentaro Kobayashi.

Baca Juga: Meski Tanpa Penonton, Upacara Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 Diharapkan Berjalan Meriah

Kobayashi sendiri resmi dipecat setelah melontarkan lelucon soal Holocaust pada 1990-an lalu. Pihak panitia merasa perilaku Kobayashi tersebut benar-benar bertolak belakang dari visi dan misi Olimpiade Tokyo 2020.

Olimpiade Tokyo 2020

Sebenarnya kasus yang menimpa Kobayashi ini bukan satu-satunya persoalan yang menimpa perhelatan olahraga bangsa-bangsa sedunia. Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/7/2020), masih banyak masalah yang timbul sepanjang persiapan.

Berikut ini serangkaian persoalan Olimpiade Tokyo 2020:

22 Juli

Penyelenggara memecat Direktur Upacara Pembukaan, Kentaro Kobayashi, atas lelucon yang dibuatnya tentang Holocaust sebagai bagian dari aksi komedinya pada 1990-an. Persoalan ini kembali mencuat di media dan membuat publik marah.

Baca Juga: Meski Berstatus Debutan, Atlet Kenya Ini Optimis Bawa Pulang Medali dari Olimpiade Tokyo 2020

Presiden TPanitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Seiko Hashimoto mengatakan pada konferensi pers bahwa dia sadar bahwa skandal telah membuat beberapa orang menentang upacara tersebut. Dia mengatakan Kobayashi dipecat karena komentarnya yang mengolok-olok fakta tragis dalam sejarah.

Sebelumnya, Simon Wiesenthal Center, sebuah organisasi hak asasi manusia Yahudi internasional, mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perilaku Kobayashi di masa lalu.

19 Juli

Musisi Keigo Oyamada mengundurkan diri sebagai komposer untuk upacara pembukaan setelah laporan lama tentang intimidasi dan perilaku kasarnya muncul kembali. Dia mendapat kecaman setelah komentar yang dia buat dalam wawancara pada 1990-an mulai beredar online.

Dalam sebuah wawancara Oyamada mengungkapkan kalau dia pada 1995 pernah mengurung teman sekelasnya di dalam kotak kardus dan mengolok-olok seorang siswa penyandang cacat. Dia juga menggambarkan intimidasi terhadap teman sekelasnya di artikel lain yang diterbitkan pada pertengahan 1990-an.

18 Maret

Kepala kreatif Olimpiade Tokyo, Hiroshi Sasaki, mengundurkan diri setelah membuat komentar hinaan pada seorang penghibur wanita populer. Sasaki, ketika itu mengatakan bahwa dia telah memberi tahu rekan-rekannya bahwa penghibur itu dapat dipermainkan seperti olimpiade.

12 Februari

Ketua Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Yoshiro Mori terpaksa mengundurkan diri setelah pernyataan seksis memicu kecaman global. Mantan perdana menteri berusia delapan tahun itu mengatakan dalam rapat komite Olimpiade bahwa perempuan terlalu banyak bicara. Dia awalnya menolak untuk mundur. Dia digantikan oleh Seiko Hashimoto, seorang perintis anggota parlemen perempuan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini