“Kami berharap Olimpiade (Tokyo 2020) ini akan jauh lebih baik. Kami programkan bertahap dan agar bisa mengubah cara berpikir kita (dari menargetkan medali ke peringkat akhir Olimpiade),” tambah Zainudin.
Zainudin pun memastikan bahwa Olimpiade kini sudah menjadi target utama prestasi olahraga Indonesia. Ia mau atlet-atlet Tanah Air bisa bersinar di Olimpieda. Sakingb mengistimewakan Olimpiade, Zainudin sampai mengatakan SEA Games dan Asian Games sebagai sasaran antara saja.
“Sejak saat ini sasaran kami Olimpiade, SEA Games dan Asian Games hanya sasaran antara saja. Jadi kami perkuat ke sana. Olimpiade 2020 targetnya peringkat berapa, 2024 berapa, sampai 100 tahun Indonesia merdeka, dan itu dilakukan sampai Olimpiade 2044,” sambung Zainudin.

Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 silam, Indonesia berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis lewat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Lalu dua medali perak dari angkat besi, yang dipersembahkan Sri Wahyuni dan Eko Yuli Irawan.
Dari satu medali emas dan dua perak itu, Indonesia bertengger di peringkat 46 pada akhir klasemen Olimpieda Rio De Janeiro 2016. Kini tentu target Indonesia adalah melebihi dari peringkat 46 seperti yang dicapai di edisi sebelumnya.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.