TOKYO – Pihak panitia Olimpiade Tokyo 2020 mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak berbaris di sepanjang rute maraton Olimpiade. Pasalnya hal tersebut dikhawatirkan akan menciptakan kerumunan dan memperluas penyebaran virus corona.
Dalam waktu kurang dari tiga minggu sebelum pelaksanaan Olimpiade Tokyo, yang ditunda satu tahun karena pandemi COVID-19, kekhawatiran masyarakat terus meningkat seiring dengan pertambahan kasus yang signifikan di Jepang.
"Melihat situasi COVID-19 saat ini, kita harus mengurangi risiko penyebaran infeksi dengan membatasi pergerakan anggota masyarakat," kata penyelenggara dalam sebuah pernyataan terkait ajang maraton dan jalan cepat, seperti dikutip AFP, Selasa.

"Oleh karena itu, telah diputuskan bahwa kami akan meminta masyarakat untuk menahan diri dengan tidak berbaris dan menonton di sepanjang rute maraton,” tambahnya.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Tak Ganggu Persiapan Tim Bulu Tangkis Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020
Gelaran maraton tersebut sempat menuai kontroversi pada awal masa persiapan Olimpiade karena lokasinya dipindahkan dari Tokyo ke Sapporo Utara untuk menghindari panasnya sengatan matahari di wilayah ibu kota.