Selain latihan fisik, pemain kelahiran Wonogiri 11 Agustus 1999 itu juga mulai menggunakan jasa psikologi demi mematangkan persiapan.
Hal itu dilakukan Gregoria untuk merubah mindset ketika berada di lapangan. Gregoria sendiri menyadari dirinya masih memiliki kekurangan dalam mental permainan.

"Selain itu, di sisi nonteknis mulai tahun ini saya mencoba untuk konsultasi ke psikolog karena masalahnya kan mindset saya sudah lumayan lama kalau bisa dibilang seperti ini," sambung Gregoria
"Dari tahun 2019 masih begitu-begitu saja masalahnya. Unggul jauh, terkejar lalu kalah. Jadi saya merasa perlu ada orang yang bisa pelan-pelan mengubah mindset itu dan membuat saya kembali percaya diri," pungkas pemain 21 tahun tersebut.
(Rachmat Fahzry)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.