Sebab Ciabatti mengatakan dulunya pun Ducati sudah terbiasa menangani empat tim yang secara total memiliki delapan pembalap. Pada saat itu tepatnya Ducati memiliki tiga tim satelit, yakni Pramac, Aspar, dan Avintia.
Jadi, bagi Ciabatti menjalankan delapan pembalap sekaligus bukanlah suatu hal yang mustahil. Apalagi ia percaya dengan adanya banyak tim di bawah naungan Ducati, maka tim tersebut bisa membawa pembalap muda lebih banyak.

“Ya, itu benar (jawaban Ciabatti saat ditanya isu Ducati bakal memakai delapan pembalap). Kami saat ini sedang memikirkan hal itu. Opsi memakai delapan motor bisa saja kami wujudkan,” cerita Ciabatti, mengutip dari GPOne, Rabu (19/5/2021).
“Kami pernah melakukan itu (menangani delapan pembalap) beberapa waktu yang lalu, selain Pramac, kami pun pernah menangani Avintia dan Aspar secara bersamaan. Jadi, saya pikir kami bias mengatasinya. Proyek ini memungkinkan kami untuk memiliki banyak pembalap muda di Ducati,” tutupnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.