Dituduh Casey Stoner Selalu Abaikan Saran dari Pembalap, Begini Respons Bos Ducati

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 13 Mei 2021 01:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 12 38 2409619 dituduh-casey-stoner-selalu-abaikan-saran-dari-pembalap-begini-repsons-bos-ducati-caSlq1wjkv.jpg Paolo Ciabatti (Foto: Facebook Ducati Corse)

BOLOGNA – Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti, memberikan balasan terhadap tuduhan Casey Stoner yang mengatakan bahwa timnya tidak pernah mendengarkan masukan dari pembalap. Ciabatti menegaskan bahwa Tim Ducati selalu menghormati setiap masukan dari pembalapnya.

Sebagaimana diketahui, belum lama ini Tim Ducati memang mendapatkan kritikan dari Stoner. Ya, Stoner menyatakan bahwa Tim Ducati tidak pernah benar-benar mendengarkan masukan dari pembalapnya dalam upaya pengembangan Desmosedici.

Jack Miller

Padahal menurut Stoner, pembalap merupakan sosok yang paling mengetahui dan merasakan jika ada yang tidak berjalan baik pada Desmosedici. Pernyataan Stoner itu juga sama seperti yang diutarakan oleh Andrea Dovizioso.

Ya, Dovizioso juga mengaku sangat kecewa dengan sikap Tim Ducati yang tidak pernah mendengarkan masukannya. Bahkan gara-gara perihal tersebut, Dovizioso pun akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang durasi kontraknya bersama Tim Ducati yang usai di akhir tahun lalu.

Baca Juga: Ducati Nantikan Kemenangan Pertama Francesco Bagnaia di MotoGP 2021

Pernyataan yang diutarakan oleh Dovizioso dan Stoner pun membuat posisi manajemen Tim Ducati tersudutkan. Bahkan tidak sedikit penggemar yang mengkritik sistem kerja yang dianut Tim Ducati pada saat ini.

Ciabatti pun lantas coba meluruskan tuduhan-tuduhan yang disematkan oleh Dovizioso dan Stoner kepada Tim Ducati. Ya, Ciabatti membantah bahwa Tim Ducati tidak pernah mendengarkan masukan dari para pembalapnya.

“Kami menghormati Casey. Kami mempunyai hubungan yang sangat baik, dan tak diragukan lagi betapa berartinya sosok Casey bagi Ducati dan penggemarnya,” kata Ciabatti, sebagaimana dilaporkan oleh GPOne, Kamis (13/5/2021).

“Akan tetapi kami (Tim Ducati) mempunyai sejarah panjang di MotoGP, dan saya merasa sangat yakin bahwa kami selalu memperlakukan semua pembalap dengan rasa hormat,” sambung pria berkebangsaan Italia tersebut.

Francesco Bagnaia

“Kami telah memberikan semua materi yang mereka butuhkan, baik dari sisi teknis maupun sisi moral, demi meraih target bersama. Kadang, pembalap dan pabrikan tak melihat situasi dengan cara yang sama, hingga akhirnya perpisahan menjadi hal yang traumatis.”

Baca Juga: Casey Stoner: Ducati adalah Tim Balap yang Sangat Arogan!

“Kami menyadari betul bahwa setiap perpisahan bisa dilakukan lebih baik, dan memang penting mengkritik diri sendiri, namun banyak orang dari luar yang tak memiliki semua informasi untuk melihat evaluasi kami,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini