Ada Sedikit Perubahan Terkait Kualifikasi Bulu Tangkis untuk Olimpiade Tokyo 2020

Antara, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 07:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 40 2371303 ada-sedikit-perubahan-terkait-kualifikasi-bulu-tangkis-untuk-olimpiade-tokyo-2020-0P2qdp4G7Z.jpg Maskot Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Twitter/Tokyo2020)

JAKARTA - Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menyetujui sistem baru kualifikasi cabang olahraga (cabor) bulu tangkis untuk Olimpiade Tokyo 2020. Kabar tersebut pun sudah dikonfirmasi langsung oleh pihak Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Dalam laman resminya, BWF memastikan bahwa Singapore Open yang berlangsung pada 1-6 Juni 2021 akan menjadi turnamen terakhir kualifikasi Olimpiade Tokyo.

Selain itu, BWF akan menggunakan daftar peringkat teratas Race to Tokyo, yang berakhir pada 15 Juni 2021, untuk menentukan para pemain yang dinyatakan lolos kualifikasi.

BWF membagi jadwal kualifikasi ke dalam dua periode. Periode pertama telah selesai, dimulai pada 29 April 2019 dan berakhir pada 15 Maret 2020. Sedangkan periode kualifikasi kedua dibuka pada 4 Januari 2021 hingga 13 Juni 2021.

Baca Juga: Presiden Berharap Olimpiade Tokyo 2020 Dihadiri Penonton

Ilustrasi bulu tangkis

Untuk periode kualifikasi kedua, terdapat 23 turnamen yang bakal digelar, terdiri dari tujuh turnamen grade 2, 13 turnamen grade 3, serta tiga turnamen kontinental perorangan.

Terkait kuota atlet, BWF telah menetapkan 172 tempat untuk lima sektor. Terdiri dari 164 slot (masing-masing 82 putra dan putri), dua jatah bagi tuan rumah, dan enam tempat undangan.

Adapun jumlah atlet per Komite Olimpiade Nasional (NOC) adalah delapan putra dan putri.

Untuk sektor tunggal, baik putra maupun putri, masing-masing mendapat jatah 38 pemain. Sedangkan sektor ganda putra, putri, dan campuran masing-masing ada 32 pemain atau 16 pasangan.

Setiap NOC hanya boleh mengirimkan dua wakilnya untuk setiap nomor pertandingan. Mereka adalah para pemain yang masuk ranking 16 besar Race to Tokyo untuk nomor tunggal atau delapan besar untuk nomor ganda.

Setelah kualifikasi berakhir, BWF selanjutnya akan merilis daftar atlet yang lolos pada 15 Juni 2021. BWF juga akan mengumumkan kepada setiap NOC terkait penempatan kuota yang akan dialokasikan pada 18 Juni. NOC diberi waktu satu pekan untuk mengonfirmasi keikutsertaan atletnya.

Jika ada slot kosong, BWF akan menunjuk pengganti untuk mengisi slot tersebut.

Proses pemenuhan kuota direncanakan selesai pada 5 Juli bersamaan dengan batas waktu pendaftaran para pebulu tangkis ke Olimpiade Tokyo.

Hingga kini, Indonesia telah mengamankan enam wakilnya ke pesta olahraga empat tahunan yang tahun ini digelar pada 23 Juli.

Olimpiade Tokyo 2020

Seturut ranking BWF Race to Tokyo, keenam wakil tersebut adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Kevin Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Sementara itu, Gregoria Mariska Tunjung dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja masih harus berjuang keras untuk mengamankan posisinya.

Pasalnya, posisi Gregoria yang berada di peringkat ke-15 dan Hafiz/Gloria di peringkat kedelapan rentan tergeser oleh pemain yang berada di bawahnya.

Cabang bulu tangkis Olimpiade Tokyo akan digelar di Musashino Forest Sports Plaza pada 24 Juli-2 Agustus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini