Kalah dari Brisbane, Jakarta Gagal Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032

Ezha Herdanu, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 43 2368915 kalah-dari-brisbane-jakarta-gagal-jadi-tuan-rumah-olimpiade-2032-jYSuV8D4Qd.jpg Logo Olimpiade (Foto: Reuters)

LAUSANNE – Harapan warga Jakarta menyaksikan langsung pesta olahraga terakbar di dunia, Olimpiade, di kotanya pada 2032 dipastikan batal terwujud. Pasalnya Jakarta dipastikan kalah dari pencalonan tuan rumah, setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) memilih Brisbane sebagai penyelengara di edisi 2032.

Sebagaimana diketahui, Jakarta memang secara terang-terangan mencalonkan diri sebagai tuan rumah perhelatan Olimpiade 2032. Bahkan pencalonan Jakarta tersebut sudah mendapatkan restu dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu.

Keberhasilan Jakarta menggelar pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018, menjadi tolok ukur untuk coba menggelar Olimpiade 2032. Sejak saat itu, para warga Jakarta atau bahkan Indonesia pun sangat berharap kota yang berdiri sejak 22 Juni 1527 dapat jadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Logo Olimpiade

Akan tetapi sangat disayangkan, harapan Jakarta untuk bisa pertama kalinya menggelar Olimpade pun akhirnya pupus. Ya, Jakarta dipastikan tidak terpilih sebagai tuan rumah setelah pihak IOC menunjuk Brisbane sebagai tempat penyelengara Olimpiade 2032.

Keputusan tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi Penentu Tuan Rumah Olimpiade, Kristin Kloster Aasen, beberapa saat lalu. Assen pun menjelaskan alasan Brisbane akhirnya terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Baca Juga: Presiden Komite Olimpiade Tokyo 2020 Seksis, 1.000 Sukarelawan Mundur

“Pengalaman tingkat tinggi dalam menjadi tuan rumah berbagai cabang internasional, ditunjang cuaca yang sangat menguntungkan di bulan Juli dan Agustus,” ucap Aasen, sebagaiaman dilaporkan oleh Reuters, Jumat (26/2/2021).

“Infrastruktur transportasi yang ada dan yang akan dibangun, pengalaman dalam mengelola lalu lintas memenuhi apa yang dibutuhkan bagi Olimpiade dan sudah dibuktikan selama menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Persemakmuran tahun 2018,” sambungnya.

Meski begitu, Aasen juga menjelaskan bahwa penunjukkan Brisbane sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 sejatinya belum final. Ya, Aasen menjelaskan masih ada beberapa kemungkinan yang bisa saja membuat IOC menggeser tempat penyelengaraan Olimpiade 2032 dari Brisbane.

“Setelah diskusi yang mendalam, kami secara aklamasi menyetujui rekomendasi tersebut. Berdasarkan keputusan ini, komisi mulai melakukan diskusi yang rinci dengan Komite Brisbane 2032 dan juga Komite Olimpiade Australia mengenai potensi mereka menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.” Jelas Asen.

Logo Olimpiade

“Sekarang kami dalam proses dialog mengenai Brisbane dan tergantung pada hasilnya dan juga rekomendasi yang kami berikan kepada Dewan Eksekutif IOC. Jadi ini belum 100%, tetapi ini seperti janji guna memperjelas keadaan,” imbuh perempuan berpaspor Norwegia tersebut.

Baca Juga: Seiko Hashimoto Siap Gantikan Presiden Olimpiade Tokyo 2020 yang Seksis

Jakarta sendiri memang menjadi salah satu kota yang mencalonkan sebagai penyelengara Olimpiade 2032. Selain Jakarta beberapa kota seperti New Delhi (India), Budapest (Hongaria), Istanbul (Turki) juga mencalonkan sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini