Fabio Quartararo Akui Belum Siap Jadi Juara Dunia di MotoGP 2020

Ezha Herdanu, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 02 38 2355388 fabio-quartararo-akui-belum-siap-jadi-juara-dunia-di-motogp-2020-9yfB2tswoc.jpg Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)

MOL – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, memberikan pandangan soal kegagalannya menjuarai MotoGP musim 2020. Quartararo mengakui belum siap mental jadi penyebab utama di balik kegagalannya tersebut.

Sebagaimana diketahui, Quartararo memang mengawali kampanyenya di MotoGP 2020 dengan performa yang sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, Quartararo berhasil memenangkan dua balapan perdana yang digelar di Sirkuit Jerez.

Tidak hanya itu, Quartararo juga berhasil memenangkan balapan di MotoGP Catalunya 2020. Kondisi itu pun sempat membuat Quartararo disebut-sebut sebagai kandidat terkuat juara MotoGP 2020, dan bersaing dengan Joan Mir.

Fabio  Quartararo

Akan tetapi beberapa balapan menjelang MotoGP 2020, Quartararo justru mengalami penurunan performa. Bahkan Quartararo harus melewati tiga balapan pamungkas MotoGP 2020 tanpa bisa 10 besar sekalipun.

Baca Juga: Razali Bela Quartararo yang Gagal Jadi Juara di MotoGP 2020

Situasi tersebut akhirnya memaksa Quartararo yang tadinya berpotensi jadi juara dunia, hanya bisa melihat Mir dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP 2020. Sementara Quartararo hanya mampu finis kedelapan pada klasemen akhir MotoGP 2020.

Setelah mengakhiri kampanye di MotoGP 2020 dengan hasil yang mengecewakan, Quartararo pun buka suara. Ya, pembalap berkebangsaan Prancis tersebut membeberkan penyebab utama di balik kegagalannya menjuarai MotoGP 2020.

Quartararo menyatakan bahwa dirinya merasa belum siap secara mental untuk menghadapi tekanan dalam persaingan menjadi juara dunia. Kurangnya pengalamannya, jadi alasan di balik kegagalan Quartararo di MotoGP 2020.

Baca Juga: Vinales Optimis Duetnya dengan Quartararo Akan Berdampak Positif untuk Yamaha

“Terdapat masalah dengan mentalitas saya. Saya merasa tidak siap berada di sana (bersaing memperebutkan titel juara dunia). Saya masih minim pengalaman. Seharusnya saya bisa meraih hasil lebih baik,” ungkap Quartararo, seperti disadur dari Motorsport Total, Rabu (3/2/2021).

Fabio Quartararo

“Apabila melihat ke belakang, saat saya menonton ulang semua balapan, saya banyak belajar dari musim ini. Terdapat sangat banyak momen perdana bagi saya pada musim kedua di sini (MotoGP),” sambungnya.

“Ini merupakan pertama kalinya saya memimpin klasemen, dan hal seperti itu tidak pernah saya alami di Moto3 dan Moto2. Saya pun harus benar-benar mengendalikan kesuksesan saya di MotoGP,” tuntas pembalap berjuluk El Diablo tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini