Teknisi Bantah Motor Honda Dibangun Sesuai Keinginan Marc Marquez

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 38 2354137 teknisi-bantah-motor-honda-dibangun-sesuai-keinginan-marc-marquez-7wLlEupPSw.jpg Marc Marquez meninjau motor RC213V (Foto: Twitter/@HRC_MotoGP)

BARCELONA – Tudingan yang menyebut motor RC213V edisi 2019 dan 2020 dibangun hanya untuk Marc Marquez mendapat tanggapan dingin. Kepala kru The Baby Alien, Santi Hernandez, meyakini pembalapnya itu punya sesuatu yang tak bisa dilakukan oleh rider Honda Racing Corporation (HRC) lain.

Sejak dua musim terakhir, memang tidak ada lagi pembalap HRC selain Marc Marquez yang bisa meraih kemenangan dalam sebuah balapan. Kemenangan terakhir terjadi pada MotoGP Argentina 2018 lewat Cal Crutchlow.

Setelah itu, semua kemenangan balapan yang diraih Honda, tercatat atas nama Marc Marquez. Saking dominannya, HRC dituding terlalu mengistimewakan pembalap berusia 27 tahun itu. Apa pun yang diminta Marquez, sudah pasti akan dipenuhi, terutama terkait pengembangan motor.

Baca juga: Andai Masih di Honda, Suppo Bakal Larang Marc Marquez Buru-Buru Comeback

Marc Marquez dominan

Pandangan itu lantas dibantah oleh Santi Hernandez. Pria asal Spanyol itu mengakui motor RC213V milik Honda memang tidak mudah untuk dijinakkan. Namun, bukan berarti Marc Marquez diistimewakan dari yang lain. Itu berarti, Marquez memang punya sesuatu yang berbeda dari koleganya.

“Honda memang bukan motor yang mudah, tetapi saya tidak berpikir itu hanya dibangun untuk seorang Marc,” tegas Santi Hernandez, dinukil dari Motorsport Total, Senin (1/2/2021).

“Tim ini memang memiliki beberapa pembalap dengan karakteristik berbeda dari tim-tim lain. Saya menduga, Marc bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan pembalap (HRC) lain,” imbuh mantan pembalap motor itu.

Lebih lanjut, Santi Hernandez memberi tips bagaimana menaklukkan tenaga besar motor RC213V. Menurutnya, setiap pembalap harus punya kekuatan mental untuk sedikit melampaui batas kemampuan motor.

“Cara menaklukkan motor Honda tergantung dari masing-masing pembalap. Untuk melampaui batas-batas tertentu, Anda harus siap mental dan percaya padanya,” lanjut Santi Hernandez.

Santi Hernandez akrab dengan Marc Marquez (Foto: MotoGP)

“Tentu saja, selalu ada keraguan yang mengiringi. Namun, di titik ini, pembalaplah yang menentukan untuk mencoba melampaui batas, atau tetap berada di sana,” tutup pria berambut kribo itu.

Menutup pernyataannya, Santi Hernandez memberi contoh sikap yang dilakukan Stefan Bradl. Pembalap berpaspor Jerman itu sanggup melakukan lompatan dalam hal mental dan percaya akan sebuah hal baru yang belum pernah dilakukannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini