Kenang Momen Kemenangan Perdana di MotoGP, Quartararo: Itu Sangat Emosional

Bagas Abdiel, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 01:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 38 2351334 kenang-momen-kemenangan-perdana-di-motogp-quartararo-itu-sangat-emosional-ETqLYHbSHU.jpg Fabio Quartararo (Foto: Twitter/@sepangracingteam)

NICE – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengenang momen ia meraih kemenangan perdana di kelas MotoGP. Ia mengaku merasakan hal emosional saat memenangi balapan di MotoGP Jerez 2020.

Musim 2020 mungkin bisa menjadi momen naik turun bagi Quartararo. Pada satu sisi pembalap berusia 21 tahun itu menelan hasil buruk dengan finis di urutan kedelapan pada klasemen akhir pembalap MotoGP 2020.

Fabio Quartararo

Tetapi, pada sisi lain, ia merasakan kesenangan karena mampu meraih kemenangan perdananya di MotoGP pada tahun lalu. Tak tanggung-tanggung, ia berhasil mengoleksi tiga kemenangan yang diraih di MotoGP Jerez, Andalusia, dan Catalunya.

Namun, momen spesial tentu saja terjadi di MotoGP Jerez, di mana untuk pertama kalinya ia berhasil naik podium tertinggi di kelas premier. Karena itu, pada momen tersebut ia terlihat merasakan hal yang sangat emosional dengan kemenangan tersebut.

Baca juga Faktor Emosi dan Pengalaman Penyebab Fabio Quartararo Gagal Juara Dunia MotoGP

Apalagi kemenangan tersebut memberi rekor tersendiri bagi Quartararo di ajang kelas MotoGP. Kemenangan itu membawa Quartararo tampil sebagai pembalap Prancis pertama yang sukses merebut podium tertinggi di MotoGP sejak 1999.

“Itu adalah momen yang luar biasa yang telah lama saya tunggu-tunggu,” ungkap Quartararo, mengutip dari Speedweek, Rabu (27/1/2021).

“Kemudian, ketika saya melewati garis finis, itu sangat emosional karena tidak ada orang Prancis yang menang selama lebih dari 20 tahun,” tambahnya.

Tetapi, bukan hanya itu, ia kemudian kembali mengenang momen perjuangannya hingga mencapai titik tersebut. Quartararo merasa pengorbanan yang telah dilakukan sang ayah dan dirinya menjadi terbayarkan.

Fabio Quartararo

“Tiba-tiba saya teringat kembali semua pengorbanan yang telah saya lakukan di masa kecil saya untuk mencapainya,” lanjutnya.

“Ribuan kilometer, ayah saya dan saya melakukan perjalanan antara Nice dan Spanyol ketika saya tidur di lantai truk. Ini adalah gambaran yang tiba-tiba muncul dalam benak saya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini