Terlepas dari pernyataannya yang tidak bersalah, mantan kepala Otoritas Antidoping Olahraga Australia, Richard Ings, meminta penjelasan dari TA. Ings juga mengingatkan TA tentang Peraturan WADA nomor 10.14.1.
“Saya akan menganggap penerbangan yang didanai panitia ke turnamen sebagai aktivitas yang diselenggarakan oleh turnamen," tulis Ings di akun media sosial pribadinya.
“Status selama Ketidaklayakan atau Penangguhan Sementara. Jadi mungkin ada yang bisa menjelaskan kepada saya mengapa Yastremska naik penerbangan carter yang didanai Tennis Australia ke Australia untuk Australia Open?" lanjutnya.
Yastremska termasuk salah satu dari 1.300 petenis dan tim ofisial yang ikut pesawat sewaan menuju Australia. Sebelum menjalani pertandingan, mereka akan menjalani karantina selama 14 hari yang rencananya mulai berlangsung pada 8 Februari.
Menariknya, petenis termuda kedua di peringkat 30 besar dunia itu tetap masuk daftar yang akan tampil di Australia Open. Tetapi secara teknis, Yastremska tidak mendapatkan akreditasi.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.