Didepak, Alex Marquez Bertekad Secepatnya Balik ke Repsol Honda

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 03:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 38 2337064 didepak-alex-marquez-bertekad-secepatnya-balik-ke-repsol-honda-eQV64qL0UF.jpg Alex Marquez tersenyum di parc ferme (Foto: Twitter/@HRC_MotoGP)

CERVERA – Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 akan menjadi penanda petualangan baru Alex Marquez. Kendati diturunkan ke tim satelit LCR Honda, ia tidak berkecil hati. Malahan, Alex menargetkan kembali ke Repsol Honda pada MotoGP 2023.

Nasib Alex Marquez bagaikan roda yang berputar cepat dalam setahun terakhir. Pada Desember 2019, dirinya diumumkan sebagai pembalap tim Repsol Honda oleh Honda Racing Corporation (HRC) guna menggantikan Jorge Lorenzo yang pensiun.

Sayangnya, belum juga unjuk gigi di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020, tempatnya sudah diambil oleh Pol Espargaro. Pembalap asal Spanyol itu direkrut untuk mendampingi Marc Marquez pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021-2022.

Baca juga: Kesal, Marc Marquez Bakar Kertas Bertuliskan 2020

Alex Marquez berhasil naik podium di Aragon (Foto: MotoGP)

Perekrutan Pol Espargaro menyebabkan Alex Marquez tercelat ke tim LCR Honda. Walau terdepak, adik dari Marc Marquez itu diikat kontrak hingga MotoGP 2022. Maka, kesempatan untuk kembali ke Repsol Honda terbuka lebar asal bisa unjuk kemampuan lewat hasil-hasil positif.

“Saya akan berjuang keras untuk tetap berada di kelas premier dan berharap dapat kembali secepatnya ke Repsol Honda, di mana saya merasa nyaman,” tutur Alex Marquez, mengutip dari Motosprint, Jumat (1/1/2021).

“Kontrak saya dengan HRC tidak berubah sama sekali dibandingkan tahun pertama bersama Repsol Honda. Ini adalah kesempatan yang luar biasa. Memang, tidak ada anggota tim yang ikut ke LCR, tetapi motornya akan sama saja,” imbuh pria berusia 24 tahun itu.

Ya, kendati membela tim satelit, Alex Marquez akan dibekali oleh HRC dengan motor RC213V edisi terbaru berspesifikasi pabrikan. Ia juga bakal mendapat dukungan dari teknisi berpengalaman seperti Christophe ‘Beefy’ Bourguignon sebagai kepala kru.

“Saya tidak akan memulai dari nol di LCR Honda. Saya akan bekerja dengan Beefy yang punya segudang pengalaman dan semua orang di Honda begitu memujinya. Saya juga kedatangan teknisi data David Garcia yang bekerja sama dengan saya di Moto2,” lanjut pembalap bernomor motor 73 itu.

Alex Marquez duduk di garasi

Lebih lanjut, juara dunia Moto2 2019 itu mengakui cukup sulit menerima keputusan dari HRC. Namun, Alex Marquez berusaha untuk tetap berpikir positif, yakni kesempatan lain menimba pengalaman sebanyak-banyaknya.

“Mereka mengambil keputusan itu dan saya memahaminya sejak awal. Itu adalah hal yang normal. Lagipula, kontrak saya tidak berubah, sama seperti bersama tim pabrikan. Jadi, saya tahu kepindahan ini bukan sebuah langkah mundur, melainkan menggeser ke samping untuk menimba lebih banyak pengalaman,” tandas pria kelahiran Cervera itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini