Absen di MotoGP 2020, Marc Marquez Ikut-ikutan Work From Home

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 38 2330240 absen-di-motogp-2020-marc-marquez-ikut-ikutan-work-form-home-ZyJ3H3QTfE.jpg Marc Marquez (Foto: HRC)

CERVERA – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku tetap bekerja meski absen di gelaran MotoGP 2020. Sebagai pembalap yang masih menjalani kontrak dengan Honda, Marquez ternyata tidak mendapat gaji buta.

Marquez mengatakan tetap bekerja keras, namun dari jarak jauh. Ibarat dengan situasi pada saat ini, pembalap berjuluk The Baby Alien itu tengah menjalankan kegiatan work from home atau bekerja dari rumah.

Marc Marquez

“Saya bekerja dari jarak jauh dengan garasi Honda,” ungkap Marquez, mengutip dari AS, Jumat (18/12/2020).

Seperti diketahui, Marquez harus absen selama satu musim karena mengalami cedera panjang. Meski sempat menjalani satu kali balapan di seri perdana, tetapi Marquez pun tidak membawa pulang apa-apa dari Sirkuit Jerez, Spanyol.

Baca juga Juarai MotoGP 2020, Mir Tak Butuh Pengakuan Marc Marquez

Pasalnya pada balapan tersebut, Marquez mengalami kecelakaan parah. Itu sebabnya, Marquez harus menjalani pemulihan yang berkepanjangan untuk memastikan kondisinya benar-benar bugar untuk mentas di lintasan balap.

Marquez pun pada awalnya merasa menerima kenyataan bahwa ia hanya bisa melihat para rivalnya melakoni balapan. Sementara, ia hanya bisa berdiam di dalam rumah sembari menunggu pemulihan kondisi fisik.

"Ini sangat berbeda, sangat sulit pada awalnya, tetapi kemudian ibarat saya memasukkan chip yang saya gunakan untuk berasimilasi dan memahami," tambahnya.

Namun begitu, Marquez tidak ingin pasrah. Ia mengaku tetap berinteraksi dengan tim dan kepala kru Santi Hernandez untuk memastikan segalanya. Bahkan ia juga membuka pembicaraan dengan Alex Marquez dan Takaaki Nakagami untuk memberikan nasihat.

Marc Marquez

"Saya mencoba untuk berkolaborasi dengan Tim HRC (di paddock), bahkan dengan Alex, kepada siapa pun saya akan memberikan nasihat ketika ia meminta kepada saya," lanjut pembalap berusia 27 tahun tersebut.

"Kami berbicara tentang apa yang mereka uji dengan Stefan Bradl, hanya untuk tidak sepenuhnya memutus saya dari proses musim balap," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini