Balas Sindiran Crutchlow, Lorenzo: Cal Cocok untuk Uji Kekerasan Motor Yamaha

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 22 November 2020 05:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 22 38 2313786 balas-sindiran-crutchlow-lorenzo-cal-cocok-untuk-uji-kekerasan-motor-yamaha-JpEkq7FBrj.jpg Cal Crutchlow melaju di Sirkuit Internasional Algarve (Foto: Twitter/@lcr_team)

LUGANO – Perang kata-kata antara Jorge Lorenzo dengan Cal Crutchlow belum usai. Setelah mendengar balasan sengit dari penggantinya sebagai pembalap tes di Yamaha itu, Por Fuera kembali melontarkan pendapatnya. Menurutnya, teknisi Yamaha dan Ducati tahu betul kapasitasnya dalam mengembangkan motor.

Semua dimulai oleh komentar Jorge Lorenzo sendiri di media sosial Twitter. Pria asal Spanyol itu membalas pertanyaan dari seorang pengikut di akun @lorenzo99. Dengan nada sinis, ia mengatakan Yamaha seakan mengganti sekeping medali emas dengan perunggu.

Pernyataan itu merujuk pada kabar Yamaha resmi merekrut Cal Crutchlow sebagai pembalap tes pada 2021. Peran tersebut sebelumnya diemban oleh Jorge Lorenzo sepanjang tahun ini. Sayangnya, performa eks juara dunia lima kali itu kurang optimal karena hambatan pandemi Covid-19.

Baca juga: Crutchlow Balas Sinis Kekesalan Lorenzo soal Posisi Test Rider Yamaha

Jorge Lorenzo melaju di Sirkuit Internasional Algarve (Foto: Yamaha MotoGP)

Komentar itu lantas dibalas dengan sinis oleh Cal Crutchlow. Tanpa mengurangi rasa hormat, pembalap berkebangsaan Inggris itu menilai Jorge Lorenzo berkomentar karena sedang bosan di rumah. Prestasi sebagai juara dunia lima kali bukan berarti akan menjadi pembalap tes yang hebat.

Bukan Jorge Lorenzo namanya kalau tidak merespons serangan. Pria berusia 33 tahun itu melancarkan serangan balasan kepada Cal Crutchlow. Menurutnya, semua teknisi di Yamaha dan Ducati paham betul kemampuannya dalam mengembangkan sepeda motor.

“Mengatakan saya bukan seorang pembalap tes yang baik seperti mengatakan dunia itu kotak. Para teknisi di Yamah dan Ducati tahu betul kemampuan saya untuk mengembangkan sepeda motor dan membuatnya melaju lebih kencang,” papar Jorge Lorenzo, mengutip dari The Race, Minggu (22/11/2020).

Lebih lanjut, komentarnya semakin sinis. Dengan berpegang pada fakta seringnya Cal Crutchlow mengalami kecelakaan, Jorge Lorenzo menyebut pembalap berusia 35 tahun itu akan sangat pas untuk mengetes tingkat kekerasan motor.

“Buat Cal, dia adalah salah satu pembalap dengan jumlah kemenangan paling sedikit tetapi paling sering terjatuh dalam 10 tahun terakhir. Dia akan menjadi pembalap yang bagus untuk mengetes kekerasan motor,” imbuh Jorge Lorenzo.

Ya, Cal Crutchlow memang hanya meraih tiga kemenangan saja dalam 10 tahun terakhir di kelas MotoGP. Namun, perlu diingat, ayah satu orang putri itu lebih banyak membela tim satelit ketimbang pabrikan seperti halnya Jorge Lorenzo.

Tentu saja, tim satelit dan pabrikan memiliki sumber daya yang berbeda. Dengan membela tim pabrikan, kesempatan seorang pembalap untuk menang dan menjadi juara dunia semakin besar. Sedangkan tim satelit, lebih banyak sebagai tempat menimba ilmu sebelum masuk tim pabrikan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini