VALENCIA – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, turut membicarakan soal hukuman yang diterima Andrea Iannone soal kasus dopingnya. Ia mengkritik keras hukuman tersebut dengan menyebutnya sebagai keputusan yang memalukan.
Iannone memang diketahui dijatuhi hukuman larangan membalap selama empat tahun karena terseret kasus doping. Ia dinyatakan bersalah karena positif menggunakan doping saat menjalani tes di MotoGP Malaysia 2019 pada November.

Awalnya, hukuman yang diberikan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) hanya berdurasi 18 bulan. Karena tak merasa bersalah, Iannone kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Internasional (CAS).
BACA JUGA: Selain Lorenzo, Aprilia Lirik Pembalap Tim Valentino Rossi untuk Gantikan Iannone
Pembalap berpaspor Italia itu mengatakan zat tersebut tertelan tidak sengaja dengan memakan daging yang terkontaminasi di Malaysia. Tetapi, pengajuan banding Iannone ternyata mendapat perlawanan dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
WADA meminta Iannone dihukum empat tahun dengan alasan ia gagal menetapkan standar yang diperlukan. Setelah melakukan pertimbangan, CAS akhirnya memihak WADA. Dengan begitu, Iannone dilarang membalap hingga akhir Desember 2023.