Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alex Marquez Beberkan Penyebab Dirinya Terjatuh Usai Disalip Dovizioso

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Selasa, 10 November 2020 |19:46 WIB
Alex Marquez Beberkan Penyebab Dirinya Terjatuh Usai Disalip Dovizioso
Alex Marquez dikejar Andrea Dovizioso (Foto: Twitter/@alexmarquez73)
A
A
A

VALENCIA – Kesalahan fatal dilakukan Alex Marquez saat memasuki tikungan pertama Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, akhir pekan lalu. Pembalap Tim Repsol Honda itu lantas membeberkan penyebab mengapa dirinya terjatuh sehingga gagal finis.

Setelah tampil apik pada tiga seri terakhir sejak GP Prancis 2020, Alex Marquez berharap dapat melanjutkannya pada balapan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Sayangnya, harapan itu tidak terwujud. Ia hanya bisa memulai balapan dari posisi 14.

Beruntung, penampilannya membaik pada lomba yang berlangsung dalam keadaan kering. Alex Marquez sempat menyalip Andrea Dovizioso dan berada posisi delapan. Akan tetapi, pembalap asal Italia itu lantas balik menyusulnya di trek lurus memasuki putaran ke-24.

Baca juga: Kiprah Alex Marquez Bersama Repsol Honda Dipuji Ayah Lorenzo

Alex Marquez kembali gagal finis (Foto: Honda Racing Corporation)

Usai balapan, Alex Marquez mengakui dirinya kaget ketika disalip oleh Andrea Dovizioso. Karena panik, kesalahan ala rookie pun dilakukan secara tidak sadar. Hasilnya, Pembalap Tim Repsol Honda itu malah gagal finis karena mencium aspal lebih dulu.

“Ketika Anda tiba pada akhir dari trek lurus di Valencia dengan motor yang melaju 330 kilometer per jam (km/jam), Anda harus mewaspadai slipstream. Ketika ada seseorang di depan Anda, sangat sulit untuk menghentikan laju motor,” terang Alex Marquez, dikutip dari Speedweek, Selasa (10/11/2020).

“Sangat mudah bagi Anda untuk menabrak ban belakang pembalap di depan. Saya mengerem dengan cara yang sama seperti Dovi, tetapi pada akhirnya saya hanya punya dua opsi: jatuh sendiri atau berdiri. Tentu saja, saya mencoba tetap di jok, tetapi gagal,” sambung pembalap berusia 24 tahun itu.

Akibat gagal finis, Alex Marquez harus rela melihat pesaingnya Brad Binder memperlebar jarak. Pembalap asal Afrika Selatan itu finis ketujuh dan menambah sembilan angka. Padahal, sebelum lomba, kedua pembalap memiliki nilai yang sama, yakni 67.

“Pada akhirnya, kami kehilangan poin untuk bersaing menjadi Pembalap Pendatang Baru Terbaik, yang masih menjadi target utama saya hingga akhir tahun,” imbuh pembalap berkebangsaan Spanyol itu.

Harapan Alex Marquez tentu saja belum berakhir. Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 masih menyisakan dua seri lagi, yakni GP Valencia pekan depan dan GP Portugal di Sirkuit Portimao pada 22 November 2020. Selisih sembilan angka masih mungkin untuk dikejar dan dilewati.

Syaratnya tentu saja Alex Marquez mesti finis lebih baik dibandingkan Brad Binder yang membela KTM Red Bull. Hanya dengan cara itu, Alex Marquez dapat mengalahkan pesaingnya di Moto2 2019 tersebut.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement