Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Brivio Bersyukur Joan Mir Pilih Suzuki ketimbang Honda

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Senin, 09 November 2020 |16:11 WIB
Brivio Bersyukur Joan Mir Pilih Suzuki ketimbang Honda
Joan Mir menangi MotoGP Eropa 2020 (Foto: Suzuki Racing)
A
A
A

VALENCIA – Gelar juara dunia MotoGP 2020 sudah ada di depan mata Joan Mir. Pembalap Tim Suzuki Ecstar itu mengantongi keunggulan 37 angka atas pesaing-pesaingnya. Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, merasa bersyukur sang pembalap bergabung dengan timnya, bukan Honda.

Seperti diketahui, Joan Mir berhasil menghapus keraguan pada balapan MotoGP Eropa 2020 akhir pekan lalu. Pembalap asal Spanyol itu akhirnya meraih kemenangan pertamanya di kelas premier. Tambahan 25 angka itu sekaligus membuat perbendaharaan poinnya menjadi 162.

Kini, Joan Mir hanya tinggal selangkah lagi untuk menjadi juara dunia. Itu akan menjadi gelar pertama Suzuki sejak Kenny Roberts Jr pada MotoGP 2000. Tidak disangka, pembalap yang akan mengantar mereka ke pintu gerbang sejarah, nyaris bergabung dengan Honda.

Baca juga: Quartararo Belum Menyerah meski Peluang Juara Dunia Memudar

Joan Mir di ambang gelar juara (Foto: MotoGP)

Pengakuan itu dilontarkan oleh Manajer Tim Davide Brivio. Pria asal Italia itu mengakui, ketika pertama kali berbicara dengan Joan Mir, sang pembalap ternyata sudah mempertimbangkan untuk bergabung dengan Honda. Beruntung, pada akhirnya Suzuki yang dipilih.

“Pertama kali saya berbicara dengan Mir, dia bilang ada satu masalah, dia sudah mempertimbangkan Honda,” ujar Davide Brivio, dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (9/11/2020).

“Pada titik itu, saya mencoba bertanya apa yang ingin dilakukannya. Dia lantas menjawab ingin pergi ke Suzuki,” sambung pria yang pernah menjadi petinggi Yamaha itu.

Infografis MotoGP Eropa 2020

Pilihan Joan Mir memang tidak salah. Sebab, Suzuki Ecstar mengalami perkembangan pesat dibandingkan beberapa tahun terakhir. Motor GSX-RR kini banyak dipuji pembalap tim lain karena mampu melesat baik di tikungan mau pun trek lurus.

Sebagai orang yang paling bertanggung jawab, Davide Brivio jelas senang melihat perkembangan timnya. Ia mengakui musim ini adalah sebuah pencapaian yang membanggakan. Menurutnya, satu-satunya kesulitan yang dialami Suzuki musim ini hanyalah MotoGP Prancis 2020 yang berlangsung dalam keadaan basah.

“Kami harus bangga pada apa yang sudah dilakukan, juga untuk semua orang yang berada di rumah. Kami berharap dapat mengakhiri musim ini dengan baik dan menjadi tahun yang pantas diingat,” lanjut Davide Brivio.

“Kami hanya mengalami sedikit kesulitan saja tahun ini di Le Mans. Saya belum lihat data statistik, tetapi ini memang tahun bersejarah buat Suzuki,” tutupnya.

(Ramdani Bur)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement