4 Pembalap Yamaha Bebas dari Hukuman FIM, Aleix Espargaro: Itu Kurang Tepat

Djanti Virantika, Jurnalis · Minggu 08 November 2020 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 07 38 2305957 4-pembalap-yamaha-bebas-dari-hukuman-fim-aleix-espargaro-itu-kurang-tepat-3iR7Q6p6f1.jpg Aleix Espargaro. (Foto: MotoGP)

VALENCIA – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro, turut angkat bicara soal hukuman yang dijatuhkan Federasi Balap Motor Internasional (FIM) kepada Yamaha. Menurutnya, hukuman yang diberikan masih kurang tepat.

Sebab, Espargaro menilai hukuman seharusnya tak hanya diberikan kepada tim, tetapi juga para pembalapnya. Sebab, mereka juga mendapat dampak dari pelanggaran yang dilakukan oleh timnya.

Maverick Vinales

Sebagaimana diketahui, Yamaha kini memang tengah mendapat sorotan besar dari publik karena kedapatan melakukan pelanggaran terkait penggunaan mesin motor di MotoGP. Yamaha dituding melanggar peraturan homologasi dengan mesin yang digunakan pada balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada MotoGP 2020.

BACA JUGA: Dovizioso Mulai Blak-blakan soal Tawaran Jadi Test Rider

Pihak Yamaha mengakui menggunakan katup dari dua produsen yang berbeda, tetapi diproduksi sesuai dengan satu spesifikasi desain yang umum. Atas pelanggaran ini, Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pun menjatuhi hukuman kepada tim tersbeut.

FIM memberi sanski pengurangan poin Yamaha di tim konstruktor sebesar 50 poin. Sementara itu, poin empat pembalap Yamaha, yakni Valentino Rossi, Maverick Vinales, Fabio Quartararo, dan Franco Morbidelli tak dikurangi sama sekali.

Soal kondisi ini, Espargaro pun tak setuju jika keempat pembalap Yamaha terbebas dari hukuman. Meski Yamaha menyebut para pembalapnya tak mendapat manfaat dari perubahan itu, Espargaro tak memercayainya. Karena perubahan apa pun di mesin akan menjadi penting untuk pembalap.

"Saya tidak setuju dengan pernyataan bahwa pembalap tidak mendapat manfaat dari perubahan konfigurasi mesin. Ini tidak benar. Setiap kali saya mendapat mesin baru, saya memiliki tenaga yang lebih segar,” ujar Espargaro, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Minggu (8/11/2020).

“Saya dapat memberi tahu teknisi saya untuk membuat mesin baru, ubah saja sesuatu. Kami memiliki mesin lain dan saya memiliki tenaga lebih,” lanjutnya.

“Tapi, satu hal yang tidak perlu dipersoalkan, aturan adalah aturan, Anda tidak bisa begitu saja mengubah konfigurasi mesin MotoGP tanpa izin. Jika Yamaha hanya dikurangi poin konstruktor, saya rasa itu tidak benar. Tetapi, semua produsen setuju akan hal ini, itulah sebabnya pertemuan ini diadakan dan sekarang sudah terjadi,” tukas Espargaro.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini