SEPANG – Franco Morbidelli memang dikenal cukup dekat dengan Valentino Rossi. Baik ketika berada di lintasan, maupun ketika di luar sirkuit. Mereka beruda beberapa kali terlihat berlatih bersama dan bahkan berlibur bersama.
Kedekatan itu terjadi karena Morbidelli adalah jebolan Akademi VR46, sekolah balap yang dibangun Valentino Rossi untuk mengembangkan para rider muda di Italia. Jadi, tak heran meski usai kedua rider tersebut terpaut 15 tahun, namun hubungan mereka terjalin sangat kuat.
Menariknya, ternyata Morbidelli tak pernah menganggap Rossi sebagai guru atau seniornya di dunia balap tersebut. Morbidelli justru melihat Rossi seperti pamannya sendiri karena rider berusia 41 tahun itu telah membantunya sedari kecil.
Baca Juga: Tak Mau Kalah dari Quartararo, Morbidelli Kini Incar Gelar Juara MotoGP 2020

Morbidelli menceritakan bahwa Valentino Rossi ada di momen ketika ayahnya meninggal dunia. Pada saat itu bisa dikatan momen terburuk Morbidelli selama hidupnya.
Akan tetapi, kehadiran Valentino Rossi yang mencoba untuk menenangkannya dan menemaninya membuat The Doctor seperti sudah menjadi seorang paman untuk Morbidelli. Jadi, Morbidelli benar-benar sangat mengagumi dan berterima kasih kepada Rossi.
“Bagi saya Rossi lebih seperti paman. Dia adalah orang yang benar-benar saya kagumi. Ketika ayah saya meninggal, itu adalah momen paling mengejutkan dalam kehidupan saya dan pada saat itu ada Valentino Rossi,” cerita Morbidelli, dikutip dari GPOne, Sabtu (31/10/2020).
“Valentino Rossi menenangkan saya di ruangan itu dan mengatakan kepada saya ‘jika Anda membutuhkan saya, saya selalu di sini’. Dia mengajarkan saya banyak hal dan membantu saya serta menginspirasi saya,” tambahnya.
“Saya memjawab semuya itu dengan terus menatap ke depan. Menggulung baju lengan saya dan mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa saya harus terus bekerja keras dan melanjutkan hidup,” tambahnya.
Kini kedekatan Rossi dan Morbidelli telah sampai ke dalam tahap menjadi rekan satu tim. Ya, Morbidelli dan Rossi akan saling berbagai garasi di tim Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2021 mendatang.
Tentu menarik melihat bagaimana murid dan guru bekerja sama untuk dapat tampil baik di musim depan. Apakah Morbidelli dan Rossi bisa berbicara banyak pada MotoGP 2020 tersebut? Mari kita lihat nanti.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)