Thailand Siapkan Bubble System untuk Jamin Keselamatan Atlet di Turnamen Seri Asia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Minggu 04 Oktober 2020 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 04 40 2288313 thailand-siapkan-bubble-system-untuk-jamin-keselamatan-atlet-di-turnamen-seri-asia-dSbV2YiaAv.jpg Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Wang Yilyu/Huang Dongping (Foto: Laman resmi PBSI)

BANGKOK – Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT) siap menjamin kesehatan dan keselamatan atlet dalam penyelenggaraan turnamen BWF seri Asia pada 12-31 Januari 2021. Karena itu, BAT akan menyiapkan bubble system dan protokol kesehatan untuk turnamen Asia Open I, Asia Open II, dan BWF World Tour Finlas di Bangkok, Thailand.

Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden BAT yakni Khunying Patama Leewadtarakul. Ia mengatakan bahwa bubble system akan menjadi hal utama. Itu artinya peserta hanya berada dalam satu lingkungan tertentu bersama dengan orang-orang yang sama dalam periode waktu 14 hari karantina.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: PBSI)

Selama masa karantina tersebut pemain masih bisa mengikuti sesi latihan yang telah disediakan oleh penyelenggara. Seluruh atlet dan ofisial yang hadir diwajibkan untuk mengikuti test Covid-19 sebelum bertolak dari negara masing-masing dan beberapa test lagi selama di Bangkok.

“Kesehatan peserta adalah prioritas utama kami. Kami telah berkonsultasi dengan berbagai otoritas di Thailand mengenai bagaimana prosedur antisipasi Covid-19 yang efektif,” ungkap Leeswadtrakul, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (4/10/2020).

“Akhirnya kami memutuskan untuk menetapkan bubble system selama periode turnamen seri Asia,” tambahnya.

Baca juga Tak Kunjung Comeback, BWF Sebut Gelaran Bulu Tangkis Sangat Rumit

Leeswadtrakul mengatakan ia dan tim penyelenggara tengah membuat konsep tentang pelaksanaan turnamen. Ia berharap seluruh pihak bisa bekerjasama untuk mewujudkan bergulirnya kembali turnamen bulutangkis. Pemain dan ofisial diminta untuk mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang diberlakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah Thailand.

“Sekali lagi, saya mengimbau bahwa kita harus saling bahu-membahu untuk membuat bulutangkis bisa berjalan kembali dan mendapat dampak seminimal mungkin dari pandemi ini,” pungkasnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini