Demi Tim VR46 di Kelas MotoGP, Rossi Berani Rayu Yamaha

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 03 Oktober 2020 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 38 2287641 demi-tim-vr46-di-kelas-motogp-rossi-berani-rayu-yamaha-ISNcpAFlZz.jpg Lin Jarvis bersama Valentino Rossi (Foto: MotoGP)

TAVULLIA – Ambisi Valentino Rossi untuk memiliki tim sendiri di kelas MotoGP kembali bergelora. The Doctor dikabarkan tengah merayu Yamaha untuk menjalin kemitraan pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2022. Hal itu sesuai dengan janji Yamaha untuk terus mendukung karier balap sang juara dunia.

Seperti diketahui, Direktur Yamaha MotoGP Lin Jarvis beberapa waktu lalu mengakui pihaknya belum menjalin negosiasi lagi dengan Petronas Yamaha SRT. Tim milik Razlan Razali itu terikat kontrak sebagai tim satelit Yamaha hingga MotoGP 2021.

Dikarenakan Yamaha terancam tanpa tim satelit, Valentino Rossi hanya dikontrak hingga musim depan saja. Sebab, di tim pabrikan sudah ada Maverick Vinales dan Fabio Quartararo yang dikontrak hingga Kejuaraan Dunia MotoGP 2022.

Baca juga: Pol Espargaro Tanggapi Keputusan Rossi Lanjutkan Karier di MotoGP 2021

Valentino Rossi bersiap masuk lintasan (Foto: Yamaha MotoGP)

Situasi itu membuat Valentino Rossi berusaha mengintip peluang untuk menggaet Yamaha. Pria berusia 41 tahun itu mengaku sudah berbicara dengan Lin Jarvis soal kemungkinan menjalin kemitraan. Namun, belum ada kabar lanjutan.

“Masih terlalu dini, tetapi pada akhir 2021, MotoGP akan mengadakan perubahan besar-besaran untuk 2022. Mungkin kami bisa memanfaatkan situasi itu untuk membuat Tim VR46 di MotoGP,” ujar Valentino Rossi, sebagaimana dimuat Crash, Sabtu (3/10/2020).

“Tidak mudah untuk membuat tim. MotoGP adalah sebuah langkah besar. Soal motor, Yamaha, mengapa tidak? Kami sudah berbicara dengan Lin, tetapi sebelum itu kami harus memutuskan apakah akan turun, atau tetap di kelas Moto3 dan Moto2,” sambung juara dunia MotoGP tujuh kali itu.

Ya, Valentino Rossi memang memiliki tim balap sendiri di Moto2 dan Moto3. Ia sering memasukkan anak didiknya di akademi balap VR46 untuk memperkuat tim. Contoh pembalap yang pernah dan sedang membela VR46 adalah Francesco Bagnaia dan Luca Marini.

Kebetulan, Yamaha siap mendukung setiap langkah yang diambil Valentino Rossi. Janji itu sudah diutarakan oleh Lin Jarvis ketika masa depan sang pembalap belum jelas. Kala itu, Yamaha berjanji memberikan motor untuk dipakai di akademi VR46.

Dengan memiliki tim sendiri di bawah bendera Yamaha, maka Valentino Rossi bisa terus mewujudkan ambisi berkarier selama mungkin di MotoGP. Sebagai pemilik tim, ia tentu memiliki hak prerogatif untuk menentukan susunan pembalap.

Namun, keinginan memiliki Tim VR46 di kelas premier juga bisa dipandang dari sisi lain. Valentino Rossi seperti sedang mempersiapkan masa pensiun dengan memilih banting setir sebagai pemilik tim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini