Mau Gabung Pramac atau Tim Pabrikan Ducati, Zarco Akui Legowo

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 38 2276687 mau-gabung-pramac-atau-tim-pabrikan-ducati-zarco-akui-legowo-vVlAlrD4l2.jpg Pembalap Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco. (Foto: Twitter/realeavintia)

MISANO – Pembalap Tim Reale Avintia Ducati, Johann Zarco sudah dapat dipastikan pindah tim di MotoGP 2021 nanti. Kepindahan itu pun juga sudah ditetapkan ke tim Ducati lagi, namun kepastian bakal ke Pramac atau tim pabrikan sampai saat ini masih tanda tanya.

Pihak Ducati dikabarkan masih galau memilih Zarco atau Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) untuk menemani Jack Miller di tim pabrikan Ducati di MotoGP 2021. Ducati masih ingin melihat hasil beberapa balapan lagi sebelum mengambil keputusan tersebut.

Baca Juga: Johann Zarco Sesumbar Dirinya Pantas Gantikan Dovizioso di Ducati

Johann Zarco

Tentunya Zarco sangat berharap dirinyalah yang dipilih untuk membela tim Mission Winnow Ducati. Sebab bagi Zarco berada di tim pabrikan bakal memberikannya banyak hal lebih, seperti jumlah kru yang lebih banyak dan tentunya modal persiapan yang lebih baik.

Kendati begitu, jika pada akhirnya Zarco ditaruh di tim satelit, yakni di Pramac, pembalap asal Prancis itu tetap legowo. Ia mengaku ikhlas karena bersama tim tersebut pun dirinya sudah dijanjikan motor keluaran terbaru pada musim depan.

Jadi, bagi Zarco motor Pramc dan tim pabrikan sama saja. Tentunya hal tersebut akan membuat Zarco jauh lebih kompetitif pada MotoGP 2021 nanti dan itu sudah cukup untuk membuat rider berusia 30 tahun tersebut merasa senang.

“Hampir pasti saya bisa naik dengan motor (terbaru) karena pekerjaan yang saya lakukan bagus (bersama Reale Avintia) dan juga informasi yang saya berikan membuat mereka senang,” jelas Zarco, dilansir dari Crash, Sabtu (12/9/2020).

“Jadi, itu bagus untuk saya tetapi juga bagus bagi mereka untuk mendapatkan informasi saya di masa depan untuk mendapatkan motor yang baru,” lanjut rekan setim Tito Rabat tersebut.

Johann Zarco

“Motor Pramac dan tim pabrikan hampir memiliki level yang sama, sehingga karena alasan itu keduanya akan menjadi pilihan super bagi saya,” tambahnya.

“Ducati tidak mengatakan itu kepada saya (menjanjikan tempat di tim pabrikan), tetapi saya ingin melihatnya seperti itu. Kalau itu Pramac atau tim pabrikan saya bisa punya target yang sama untuk tahun depan. Hanya berada di tim pabrikan adalah prestise super dan semuanya ada nilai tambahnya,” tutup Zarco.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini