“Jadi, mereka (tim pabrikan Ducati) kehilangan pembalap yang sangat penting ini (Dovizioso). Kini, mereka membutuhkan pembalap yang kuat seperti dia dan saya ingin berada di level sepertinya secepat mungkin,” kata Zarco, dikutip dari Crash, Jumat (11/9/20200.
“Itu jelas menjadi target saya (menyamai level Dovizioso), yakni berjuang untuk kejuaraan dunia MotoGP (disetiap musimnya) ketika saya benar-benar siap. Saya yakin perasaan akan hal tersebut bakal segera saya miliki,” tambah pembalap berusia 30 tahun tersebut.

"Jadi logikanya macam seperti ini, jika saya berjuang untuk podium maka jelas saya pantas mendapatkan motor itu (Desmosedici GP terbaru),” tambahnya.
Sampai saat ini Ducati memang belum menentukan siapa rider yang akan menemani Jack Miller di tim pabrikan pada MotoGP 2020 nanti. Zarco dan Francesco Bagnaia dari Pramac Ducati menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi tersebut.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.