MISANO – Pembalap Tim LCR Honda, Takaaki Nakagami, mengaku merasa sangat emosional jelang mengaspal di seri keenam MotoGP musim 2020 yang berlangsung di Sirkuit Misano. Pasalnya, Nakagami mempunyai kenangan memilukan dengan Sirkuit Misano.
Ya, Nakagami harus menerima kenyataan ditinggal untuk selama-lamanya oleh sahabat karibnya, yakni Shoya Tomizawa, 10 tahun silam. Tomizawa diketahui meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat tampil di Moto2 2010.
Pada saat itu, pamor Tomizawa sebagai pembalap memang sedang naik. Terlebih setelah Tomizawa berhasil menjuarai Moto2 Qatar 2010. Namun sebuah petaka dialami Tomizawa ketika tampil di Sirkuit Misano.

Dalam balapan tersebut, Tomizawa mengalami kecelakaan ketika tengah memasuki tikungan keempat gara-gara mengalami slip pada ban belakangnya. Usai terjatuh, tubuh Tomizawa secara tak sengaja tertabrak oleh motor Scott Redding dan Alex de Angelis.
Baca Juga: Kehilangan Marquez, Alex Akui Lebih Banyak Belajar dari Nakagami
Tomizawa sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Akan tetapi nyawa pembalap yang pada saat itu bar berusia 19 tahun tidak dapat tertolong, karena mengalami luka berat pada bagian kepala, leher, serta perut.
Sejak saat itu, Nakagami yang memang mempunyai hubungan sangat dekat dengan Tomizawa pun tidak pernah absen untuk mengunjungi tikungan tempat sang sahabat mengalami kecelakaan. Hal itulah yang selalu menghadirkan perasaan emosional pada diri Nakagami setiap tampil di Sirkuit Misano.
“Motegi merupakan Grand Prix kandang saya dan jelas sangat penting bagi saya. Tapi setelahnya ada Misano, dan balapan itu akan selalu jadi balapan yang juga sangat penting bagi saya,” ungkap Nakagami, seperti disadur dari Motorsport Total, Jumat (4/9/2020).
“Tiap kali saya memikirkan trek itu, saya selalu emosional, karena saya kehilangan sahabat karib dan kompetitor hebat dalam diri Shoya. Tapi kini saya tak lagi sedih, saya hanya punya perasaan positif,” sambungnya.
Baca Juga: Tampil Kompetitif di MotoGP 2020, Crutchlow Puji Nakagami
“Saya tidak dapat menjelaskan seperti apa perasaannya, namun satu hal yang jelas adalah balapan ini selalu terasa spesial. Rasanya seperti balapan kandang kedua. Saya akan pergi ke sana dengan optimisme tinggi.”
“Saya merasa sangat yakin bahwa kami bisa bertarung di depan. Kami melewatkan podium di Spielberg, tapi saya hanya memikirkan peluang podium di balapan selanjutnya. Kita lihat saja nanti apakah berhasil di Misano. Saya merasa sangat kuat,” tuntas pembalap berkebangsaan Jepang itu.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.