LESMO – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, menyayangkan hilangnya kans meraih hasil terbaik pada tiga seri terakhir di Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Akibatnya, peluang untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2020 mengecil.
Start Maverick Vinales pada MotoGP 2020 sesungguhnya cukup apik. Ia mampu meraih dua podium berkat finis kedua pada MotoGP Spanyol dan Andalusia 2020, Juli lalu. Namun, setelah itu penampilannya menurun drastis.
Pada seri ketiga di Brno, pembalap asal Spanyol itu hanya bisa finis di urutan 14. Sedangkan pada dua balapan di Austria, hasil yang diraih juga cukup memprihatinkan. Pada GP Austria, Vinales hanya finis ke-10, sementara pada pekan berikutnya di Styria, gagal menyelesaikan lomba.
Baca juga: Aksi Vinales Lompat dari Motor Ternyata Sering Dilatih Pembalap

Tambahan delapan poin dari tiga seri terakhir membuat posisinya melorot ke urutan lima pada papan klasemen kategori pembalap. Penurunan posisi itu membuat Maverick Vinales mengindikasikan bakal melupakan kesempatan meraih gelar juara dunia.
“Kesalahan di Brno, kesalahan di Austria, dan satu kesalahan lainnya di Austria. Sebagai tim, kami ingin berada di puncak, tetapi saat ini kami tidak memikirkan gelar juara dunia,” terang Maverick Vinales, sebagaimana dikabarkan Speedweek, Selasa (1/9/2020).
“Kami harus memperbaiki motor karena lawan semakin cepat sekarang. Kami tidak tahu akan seperti apa dua balapan di Misano nanti karena banyak perubahan dari satu lomba ke lomba lain dan satu trek ke trek lain,” imbuh pembalap berusia 25 tahun itu.
Saat ini, Maverick Vinales memilih tetap tenang dan positif dengan peluangnya. Namun, ia tetap menyesalkan tiga kesempatan yang terbuang begitu saja. Terkait sisa balapan, pembalap berjuluk The Top Gun itu enggan kehilangan fokus.
“Kami harus mencoba tetap tenang dan positif. Sekarang masih ada beberapa balapan di mana saya sangat kuat. Kami tidak boleh kehilangan fokus. Namun, kami pasti sudah kehilangan tiga kesempatan bagus karena Fabio (Quartararo) masih ada di puncak klasemen,” tutup pembalap bernomor motor 12 itu.
Walau meraih hasil yang kurang baik juga pada tiga seri terakhir, Fabio Quartararo masih memimpin klasemen dengan nilai 70. Sedangkan Maverick Vinales terjebak di posisi lima dengan raihan 48 poin. Selisih 22 angka masih mungkin dikejar hingga akhir musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.
Dengan sembilan seri tersisa, masih ada 225 poin yang bisa dipetik semua pembalap. Persaingan masih cukup terbuka karena pembalap di peringkat 10, Pol Espargaro, hanya berjarak 35 poin dari Fabio Quartararo.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.