Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Binder Menangi Balapan untuk KTM, Espargaro Menyesal Gabung Honda?

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2020 |18:36 WIB
Binder Menangi Balapan untuk KTM, Espargaro Menyesal Gabung Honda?
Pol Espargaro tinggalkan KTM pada akhir musim 2020 (Foto: Twitter/@polespargaro)
A
A
A

SPIELBERG – Brad Binder sukses mencatatkan kemenangan perdana bagi KTM Red Bull pada MotoGP Republik Ceko 2020 akhir pekan lalu. Kemenangan itu sekaligus menandakan motor RC16 bisa kompetitif. Namun, hal itu tidak membuat Pol Espargaro menyesal gabung Repsol Honda pada MotoGP 2021.

Sebagaimana diketahui, kejutan tercipta pada seri ketiga Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 di Sirkuit Automotodrom Brno, pada 9 Agustus malam WIB. Pembalap pendatang baru, Brad Binder, sukses tampil dominan untuk memenangi balapan tersebut.

Pria asal Afrika Selatan itu mampu finis 5,2 detik lebih cepat dibandingkan Franco Morbidelli dari Tim Petronas Yamaha. Kemenangan itu sekaligus yang pertama diraih KTM sejak ikut serta di Kejuaraan Dunia MotoGP 2017.

Baca juga: Espargaro Bantah KTM Kantongi Keunggulan Jelang MotoGP 2020

Brad Binder menang di Brno (Foto: MotoGP)

Pencapaian Brad Binder itu sekaligus membuktikan bahwa KTM juga bisa membangun motor yang berpotensi untuk menang. Padahal, selama ini mereka selalu dipandang sebelah mata hingga akan ditinggalkan andalannya, Pol Espargaro ke Repsol Honda.

Pembalap berusia 29 tahun itu mengaku belum tahu apakah menyesal sudah meninggalkan KTM atau tidak. Pol Espargaro baru akan mengatakan hal tersebut ketika sudah menjajal motor RC213V milik Honda pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2021.

“Saya akan bilang pada tahun depan. Saya belum tahu apa-apa. Lagipula, (Marc) Marquez tidak ada dan dia adalah pembalap top Honda. Sulit dikatakan, tetapi saat ini saya senang KTM bekerja dengan baik. Tahun depan adalah tahun depan,” papar Pol Espargaro, dikutip dari Crash, Jumat (14/8/2020).

Pol Espargaro memang sudah dikontrak oleh Honda Racing Corporation (HRC) untuk dua tahun ke depan. Banyak pihak menganggap keputusan itu tepat karena karakter motor RC213V cocok dengan gaya agresif sang pembalap.

RC213V diketahui memiliki tenaga yang besar. Risiko peningkatan tenaga tersebut adalah motor kurang lincah ketika melibas tikungan. Namun, Honda selalu bisa meraih hasil terbaik berkat kemampuan seorang Marc Marquez.

Timpangnya hasil yang diraih The Baby Alien dengan pembalap pengguna Honda lain memunculkan tanda tanya besar. Honda dituding hanya mempertimbangkan masukan Marc Marquez saja sehingga motor benar-benar menyesuaikan gaya balap pria asal Spanyol itu.

Masalahnya, Marc Marquez berbeda dengan kebanyakan pembalap. Ia memiliki gaya balap yang unik sehingga Takaaki Nakagami, Cal Crutchlow, bahkan adiknya Alex Marquez, sulit mengeluarkan potensi sebenarnya dari RC213V.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement