SPIELBERG – Manajer Tim KTM, Pit Beirer, mengungkap peran besar Dani Pedrosa dalam kemajuan pesat yang ditunjukkan timnya. Ia mengatakan bahwa Pedrosa telah mengubah arah dalam proyek pengembangan motor balap KTM.
Perubahan itu mencakup banyak hal, mulai dari rangka, suspensi, dan juga mesin motor KTM. Berkat kerja keras Pedrosa yang menyandang status sebagai test rider atau pembalap penguji KTM itu, peningkatan ternyata bisa ditunjukkan tim.

KTM berhasil menuai kemenangan perdananya di kelas MotoGP pada gelaran MotoGP Republik Ceko 2020. Kemenangan itu didapat lewat penampilan pembalap anyarnya di tim pabrikan, yakni Brad Binder.
BACA JUGA: KTM Berjaya di Brno, Pedrosa Kembali Tuai Pujian dari Crutchlow
Memulai balapan di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pada Minggu 9 Agustus 2020 hanya dari urutan ketujuh, pembalap asal Afrika Selatan itu bisa melesat jauh ke depan hingga akhirnya finis pertama. Binder berhasil mengakhiri balapan dengan catatan waktu 41 menit 38,764 detik.
Hasil tersebut membuat Binder mengukir sejarah di MotoGP. Ia menjadi pembalap pertama asal Afrika Selatan yang meraih kemenangan di MotoGP. Binder juga mencatatkan namanya sebagai pembalap pertama yang mempersembahkan kemenangan kepada KTM di kelas premier.
Sebelumnya, pencapaian terbaik KTM hanyalah naik di podium ketiga. Hasil tersebut didapat KTM lewat penampilan Pol Espargaro pada MotoGP Valencia 2018.
Bagi Beirer sendiri , hasil yang diraih Binder sekaligus membuktikan bahwa motor KTM tak hanya cocok untuk Pol Espargaro. Sebab sejauh ini, banyak pandangan yang menyebut bahwa motor KTM hanya cocok untuk Pol.
“Kritik terbesar mengenai motor kami adalah hanya Pol yang bisa mengendarainya. Kami tahu itu, tetapi Anda tidak dapat mengubah situasi seperti itu dalam satu malam. Kami ingin membuatnya dapat dikendarai oleh semua pembalap,” ujar Beirer, sebagaimana dikutip dari GP One, Kamis (13/8/2020).

“Saya tidak puas pada 2019. Miguel (Oliveira) dan Pol keduanya cedera. Kami membawa suku cadang baru ke trek setiap pekan, lalu saatnya tiba ketika Anda harus mengembangkan motor untuk tahun berikutnya,” lanjutnya.
“Kami banyak bekerja dengan Dani (Pedrosa) dan Mika (Kallio), tetapi Dani memberi proyek arah yang berbeda, ke rangka kami, suspensi, dan bahkan mesin. Tentu, kami mengambil teknisi lain, tetapi tidak pernah meniru. Motornya sepenuhnya berbeda dari 3 tahun sebelumnya,” tukas Beirer.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.