Meski Dominasi Balapan di Jerez, Quartararo Sebut Motor Yamaha Masih Belum Kencang

Ezha Herdanu, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 21:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 38 2252953 meski-dominasi-balapan-di-jerez-quartararo-sebut-motor-yamaha-masih-belum-kencang-mjgHlLjPZq.jpg Fabio Quartararo (Foto: motogp.com)

JEREZ – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, berhasil meraih hasil luar biasa ketika menjalani balapan seri kedua MotoGP musim 2020 di Sirkuit Jerez pada akhir pekan kemarin. Ya, Quartararo berhasil keluar sebagai yang tercepat dalam balapan tersebut.

Sebagaimana diketahui, Quartararo memang berhasil menunjukkan performa mengesankan ketika tampil di MotoGP Andalusia 2020, Minggu 26 Juli 2020, malam WIB. Memulai balapan dari posisi terdepan, Quartararo langsung memimpin race sejak lap pertama.

Quartararo sendiri sempat mendapatkan perlawanan sengit dari pembalap Tim Pramac Ducati, yaitu Francesco Bagnaia. Namun Quartararo berhasil untuk menjaga posisinya, sementara Bagnaia harus gagal finis usai mengalami masalah pada mesinnya.

Fabio Quartararo

Quartararo akhirnya berhasil menjadikan dirinya sebagai pembalap paling awal yang menyentuh garis finis di MotoGP Andalusia 2020. Quartararo berhasil mengungguli dua rider pabrikan Yamaha, yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Hal tersebut membuat Quartararo mengulangi catatan manisnya ketika tampil pada seri perdana MotoGP 2020 yang juga berlangsung di sirkuit Jerez. Ya, dalam balapan sebelumnya, El Diablo –julukan Quartararo– juga berhasil menjadi juaranya.

Meski berhasil meraih hasil positif dalam dua balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Quartararo mengaku masih belum dengan performa kecepatan motor Tim Yamaya, YZR-M1. Ia pun berharap teknisi Tim Yamaha bisa meningkatkan sektor tersebut.

Baca Juga: Meski Dominasi MotoGP Andalusia 2020, Yamaha Dihantui Hukuman Penalti

“Saya merasa bahwa satu-satunya masalah yang kami miliki saat ini adalah soal kecepatan motor. Namun motornya terasa sangat enak, sasisnya sangat cukup bersahabat dengan pengendara, sehingga bisa cepat beradaptasi dengan motornya,” jelas Quartararo, seperti dikutip dari Speedweek, Senin (27/7/2020).

“Pada saat yang sama, saya harus menekankan bahwa sepeda motor tidak mudah dikendarai seperti yang dikatakan semua orang. Jauh lebih sulit untuk dikendarai daripada mesin tahun lalu. Itu ramah, tetapi tidak mudah untuk mengendarai motor ini,” tuntas pembalap berusia 21 tahun itu.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini