JEREZ – Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengungkap kondisinya jelang melakoni balapan di seri pembuka MotoGP 2020 yang digelar pada Minggu 19 Juli. Dovizioso mengatakan kondisinya sudah jauh lebih baik saat ini.
Tetapi, pembalap asal Italia masih belum bisa membicarakan lebih lanjut soal kondisinya saat ini. Sebab, Dovizioso merasa hal itu baru bisa dipastikan setelah menunggangi motor balapnya di atas lintasan.

Sebelum hal itu bisa dilakukan, Dovizioso belum bisa menjamin apakah dirinya sudah siap atau belum untuk menjalani balapan. Tetapi, ia mengaku sudah berjuang keras untuk bisa memulihkan kondisinya pasca-menjalani operasi beberapa pekan lalu.
BACA JUGA: Sebelum Rangkaian MotoGP Spanyol 2020, Para Pembalap Ikuti Tes di Jerez
Nasib malang menimpa Dovizioso jelang mentas di MotoGP 2020. Pada akhir Juni 2020, ia mengalami insiden saat tengah mengikuti salah satu kompetisi motocross di Faenza, Italia.
Akibat terjatuh, Desmodovi –julukan Dovizioso– mengalami patah tulang selangka kiri. Untuk memulihkan kondisinya secepat mungkin, operasi pun langsung dijalani Dovizioso setelah dilarikan ke rumah sakit.
Pada 30 Juni 2020, manajer Dovizioso, yakni Simone Battistella, pun telah mengabarkan sang pembalap sudah kembali ke kediamannya. Fisioterapi dan latihan akan dijalani pembalap berjuluk Desmodovi itu agar tubuhnya bisa segera prima.
Setelah menjalani serangkaian program untuk memulihkan dirinya, Dovizioso mengaku kondisinya kini sudah berangsur-angsur membaik. Kini, ia pun perlu menaiki kembali kendaraannya untuk benar-benar memastikan kondisinya.
“Akhirnya tiba, hal yang kami semua pembalap telah menunggu selama berbulan-bulan. Kejuaraan dimulai dan ini adalah berita bagus untuk semua orang! Setelah operasi tulang selangka, saya terus bekerja keras untuk mencoba dan menjadi bugar untuk balapan di Jerez,” ujar Dovizioso, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (14/7/2020).
“Saya merasa cukup baik, perasaan saya positif, tetapi sampai saya mendapatkan GP Desmosedici saya tidak akan tahu persis apa kondisi saya yang sebenarnya,” lanjutnya.

Dovizioso sendiri sejatinya wajib menyuguhkan penampilan apik pada musim ini demi memikat tim-tim di MotoGP terhadapnya. Sebab, ia kini harus mencari kepastian soal masa depannya di ajang tersebut.
Jelang berakhirnya kontrak Dovizioso dengan pihak Ducati pada akhir musim 2020, runner-up tiga musim beruntun itu memang belum meneken perjanjian baru dengan tim mana pun. Kabarnya, pembicaraan soal kontrak bersama Ducati sendiri baru akan dilakukan setelah menjalani beberapa seri balapan.
(Fetra Hariandja)