Bicara soal Pensiun, Rosberg Bandingkan Dirinya dengan Rossi dan Stoner

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 37 2243460 bicara-soal-pensiun-rosberg-bandingkan-dirinya-dengan-rossi-dan-stoner-kpmIadmilq.jpg Valentino Rossi vs Casey Stoner (Foto: MotoGP)

BERLIN – Keputusan Nico Rosberg untuk pensiun sebagai pembalap Formula One (F1) pada akhir musim 2016 sempat menuai kontroversi. Pasalnya, Rosberg mengumumkan pensiun hanya beberapa hari setelah ia berhasil menjadi juara dunia F1.

Meski keputusannya tersebut terkesan mendadak, namun Rosberg menerangkan bahwa bukan hal yang mudah bagi setiap pembalap untuk memilih pensiun. Sebab, terdapat banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan itu.

Sejumlah pihak menilai bahwa Rosberg hanya takut tersaingi jika terus berkompetisi di ajang F1. Sebab, tak ada jaminan bagi pembalap Jerman itu untuk mempertahankan gelar juara dunianya tersebut di musim berikutnya.

Baca juga: Menangi F1 GP Austria 2020 Buat Bottas Makin Pede Dapat Kontrak Baru dari Mercedes

Nico Rosberg

Maka dari itu, untuk mencari aman, Rosberg dinilai lebih memilih pensiun selagi berada di puncak. Sebagai akibatnya, Rosberg pun disebut memiliki mental yang lemah. Menanggapi hal ini, Rosberg sebenarnya tak menyalahkan pendapat tersebut.

Kendati demikian, ia menilai bahwa bukan dirinya saja yang besikap seperti itu. Menurutnya, mantan pembalap MotoGP, Casey Stoner, juga melakukan yang sama. Stoner memilih pensiun pada akhir musim 2012, setahun setelah ia menjadi juara dunia MotoGP.

Di musim balap 2012 sendiri, Stoner finis di posisi ketiga klasemen akhir. Dengan kata lain, Stoner sebenarnya masih cukup kompetitif untuk bertarung memperebutkan gelar juara. Akan tetapi, pada akhirnya rider Asutralia itu lebih memilih pensiun.

“Ini adalah satu hal untuk dipikirkan, yang lain adalah untuk melakukannya. Dan itu menakutkan untuk mati. Kami telah melihat beberapa pembalap kami membuat keputusan yang sama, contoh utama adalah Casey Stoner,” jelas Rosberg, menyadur dari Tutto Motori Web, Kamis (9/7/2020).

“Olahragawan yang pensiun ketika mereka masih mampu menang bisa menjadi prospek yang membingungkan bagi sebagian orang, jadi menarik untuk memiliki gagasan tentang mentalitas seorang juara dunia,” lanjut Rosberg.

Berbeda dengan Rosberg yang memilih pensiun begitu berhasil meraih gelar juara dunia, Valentino Rossi justru masih terus melaju di lintasan meski kini usianya sudah 41 tahun. Rosberg pun tak menyalahkan hal tersebut. Karena menurutnya The Doctor masih ingin bersenang-senang.

"Anda memiliki contoh Valentino Rossi, yang sangat saya hormati, selama dia tidak ada di sana (lintasan balap) hanya karena dia takut berhenti, saya berharap dia terus melanjutkan karena dia ingin terus bersenang-senang. Bagi saya itu (pensiun) adalah keputusan yang sulit,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini