Lin Dan Pensiun di Waktu yang Tidak Tepat?

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 04 Juli 2020 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 04 40 2241205 lin-dan-pensiun-di-waktu-yang-tidak-tepat-73Fsi95K9q.jpg Lin Dan resmi pensiun dari dunia bulu tangkis hari ini. (Foto: Istimewa)

LONGYAN – Lin Dan memutuskan pensiun dari dunia bulu tangkis pada hari ini, Sabtu (4/7/2020). Super-Dan –julukan Lin Dan– memilih pensiun karena merasa fisiknya sudah tak mampu bersaing dengan lawan-lawannya yang berusia lebih muda. Lin Dan sendiri saat ini berusia 36 tahun, usia yang tepat untuk memutuskan gantung raket.

Namun, yang jadi pertanyaan, Lin Dan pensiun di waktu yang tepat? Lin Dan pensiun ketika China tidak memiliki pemain yang dominan di nomor tunggal putra. Chen Long dan Shi Yuqi yang berstatus tunggal putra pertama dan kedua China hanya menempati posisi lima dan sembilan dunia.

Lin Dan

(Lin Dan memutuskan pensiun hari ini)

Ketika dihadapkan dengan jagoan-jagoan nomor tunggal putra dari negara lain seperti Kento Momota (Jepang) dan Viktor Axelsen (Denmark), kedua nama di atas sering mati kutu. Bagaimana dengan Lin Dan? Meski berusia 36 tahun, Lin Dan masih mampu menduduki peringkat 19 dunia.

Status itu mencatatkan Lin Dan sebagai tunggal putra ketiga China di bawah Chen Long dan Shi Yuqi. Tenaga dan kualitas Lin Dan sebenarnya masih dapat diandalkan China sebagai tunggal ketiga. Hal itu saat Tim Negeri Tirai Bambu turun di Piala Thomas yang dilangsungkan di Denmark pada 3-10 Oktober 2020.

Ketika laga di Piala Thomas mesti menggelar hingga lima pertandingan, pengalaman dan kualitas Lin Dan dapat diandalkan untuk mengandaskan sang lawan. Seiring mundurnya Lin Dan, otomatis posisi tunggal putra ketiga China nantinya diisi Lu Guangzu yang kini menduduki peringkat 21 dunia.

BACA JUGA: Lin Dan yang Pensiun Hari Ini Ternyata Kagumi Taufik Hidayat dan Hendrawan

Sudah berusia 23 tahun, prestasi terbaik Lu Guangzu adalah menjadi yang terbaik di Australia Open Super 300 pada 2018. Karena itu, bisa dibilang keputusan Lin Dan meninggalkan tim bulu tangkis China saat ini bukanlah waktu yang tepat.

Sebab, China sedang tak lagi dominan di nomor tunggal putra, tidak seperti ketika Lin Dan sedang jaya-jayanya pada medio 2005-2010. Saat itu, China memiliki tiga tunggal putra yang sangat kuat, yakni Lin Dan, Bao Chunlai dan Chen Jin. Bahkan, ketiganya mencatatkan prestasi istimewa dengan lolos bersamaan ke Olimpiade Beijing 2008.

Saat itu, ketiganya lolos ke Olimpiade 2008 karena menduduki posisi 1, 3 dan 4 dunia. Karena itu, Federasi Bulu Tangkis China saat ini sedang harap-harap cemas menanti kemunculan pengganti Lin Dan yang tercatat pernah lima kali menjadi juara dunia, plus dua kali meraih medali emas Olimpiade nomor tunggal putra.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini