LESMO – Team Principal Monster Energy Yamaha, Lin Jarvis, memberikan komentar soal jadwal anyar kejuaraan dunia MotoGP musim 2020. Jarvis mengaku sedikit kecewa, lantaran MotoGP 2020 menggelar balapan yang lebih banyak di Spanyol.
Sebagaimana diketahui, nasib dilangsungkannya MotoGP 2020 memang sempat tidak menentu. Terlebih dengan adanya fakta bahwa kasus penyebaran virus Corona (Covid-19) di hampir seluruh negara belum juga membaik.

Rumor MotoGP 2020 takkan dilangsungkan sendiri sempat kencang beredar beberapa waktu lalu. Namun pecinta MotoGP akhirnya mendapatkan kabar baik pada pekan kemarin bahwa kejuaraan dunia tahun ini dipastikan bakal dimulai 19 Juli mendatang.
Baca Juga: Plus Minus Penyelenggaraan MotoGP 2020 Tanpa Penonton
Meski begitu, Jarvis mengaku sedikit kecewa dengan jadwal anyar MotoGP 2020 yang telah diluncurkan Dorna. Jarvis menilai ada sedikit ketidakadilan pada jadwal tersebut, menginat balapan MotoGP 2020 cukup banyak berlangsung di Spanyol yang notabene negara markas Dorna sendiri.
“Kesan pertama adalah MotoGP 2020 tidak memberikan keseimbangan. Ya, faktanya setengah dari kompetisi akan berlangsung di Spanyol. Ini adalah kenyataannya,” ucap Jarvis, seperti disadur dari Paddock-GP, Selasa (16/6/2020).
“Setelah pandemi virus corona, kami harus berkompromi. Situasinya luar biasa dan sangat sulit. Ini bukan solusi ideal. Akan tetapi pada akhirnya ini telah menjadi kompromi yang cukup bagus untuk kita semua,” tutup pria asal Inggris tersebut.
(Ramdani Bur)