MADRID – CEO Dorna Sports (Promotor MotoGP), Carmelo Ezpeleta, membicarakan soal nasib penyelenggaraan balapan di luar Eropa pada musim ini. Ia memastikan bakal mengambil keputusan soal balapan di luar Eropa selambat-lambatnya pada 31 Juli 2020.
Kini, Dorna Sports memang tengah bekerja keras untuk menyusun kalender baru MotoGP 2020 yang terkena dampak dari merebaknya virus corona secara global. Akibat virus tersebut, jadwal perlombaan yang telah disusun sebelumnya tak bisa berjalan sesuai harapan.

Kini, pihak Dorna Sports pun menargetkan memulai balapan pada pertengahan Juli. Ezpeleta pun belum bisa memastikan jumlah pasti seri balapan pada musim ini. Jika balapan pada akhirnya hanya bisa dilakukan di Eropa, jumlah seri rencananya hanya berkisar 12 hingga 13 seri.
BACA JUGA: Ezpeleta Pastikan MotoGP 2020 Digelar Tanpa Penonton
Tetapi, jumlah tersebut bisa meningkat jika akhirnya para pembalap bisa menggelar balapan di luar Eropa. Jika hal itu bisa terjadi, Ezpeleta menyebut angka 15 hingga 16 balapan untuk gelaran MotoGP 2020.
Sejauh ini, ada beberapa seri yang diketahui masih bisa diselamatkan di luar Eropa. Dua seri di Amerika, yakni Amerika Serikat dan Argentina, serta dua seri lagi di Asia, yakni di Thailand dan Malaysia. Status keempat seri ini masih ditunda bukan dibatalkan.
"Kami memiliki batas hingga 31 Juli untuk mengumumkan jika kami juga membalap di luar Eropa. Kini, ada empat yang mungkin karena mereka belum dibatalkan, yaitu Amerika Serikat, Argentina, Thailand, dan Malaysia. Mereka akan diputuskan antara sekarang dan 31 Juli,” ujar Dorna, sebagaimana dikutip dari Crash, Selasa (9/6/2020).
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.