AALST – MotoGP 2020 memang belum berakhir, bahkan dimulai saja belum. Namun, sejumlah pembalap yang kontraknya akan habis di akhir musim 2020 tersebut nyatanya sudah ada yang diperpanjang hingga MotoGP 2022.
Pembalap yang dimaksud adalah Maverick Vinales, Fabio Quartararo, Alex Rins, Joan Mir, dan Marc Marquez. Khusus untuk Marquez, ia bahkan dikontrak Repsol Honda dengan durasi empat tahun yang berarti akan berakhir di pengujung MotoGP 2024.
Baca Juga: Marquez Akan Anggap Alex sebagai Pesaing Terberat di MotoGP 2020

Melihat pergerakan para tim pabrikan MotoGP tersebut, Marquez yang dikontrak cukup lama oleh Honda ternyata cukup sedikit khawatir. Ia khawatir karena hal tersebut menandakan tim pabrikan yang lain mulai mulai serius mengembangkan motor untuk MotoGP 2021 nanti.
Marquez punya kepercayaan bahwa dirinya mau terus di Honda karena tim pabrikan asal Jepang tersebut berani menjanjikan motor terbaik setiap tahunnya. Hal itu pun dirasa Marquez berlaku di Yamaha dan Suzuki, yang bisa disimpulkan motor mereka jauh akan lebih pada musim 2020 nanti.
“Menurut saya, jika pembalap berani menandatangani kontrak dengan tim lebih awal, hal itu karena mereka tahu motor yang dipakai nanti akan sangat kompetitif. Sebab jika tidak, maka jelas mereka bakal pergi (ke tim lain),” ungkap Marquez, seperti yang diwartakan Crash, Kamis (7/5/2020).
Tentu semua itu adalah anggapan Marquez semata. Namun, kewaspadaan Marquez itu patut diacungi jempol karena otomatis dirinya sudah mempersiapkan diri lebih dulu jika anggapannya itu menjadi kenyataan.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.